Tuhan Menyertai

Kejadian 24:1-9

Belum ada komentar 116 Views

“… kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini – Dialah juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu ….” (Kej. 24:7)

“Eirene kan sudah besar, jadi Eirene harusnya pergi ke dokter sendiri, tidak usah ditemani,” demikian komentar Dr. Julius saat saya menemani anak saya ke dokter. Tetapi, ia kemudian melanjutkan kalimatnya, “Tapi, mama sering mengantar jemaatnya ke dokter, masa anak sendiri tidak diantar ya, Ren.” Anak saya segera tertawa sembari mengatakan: “Nah, itu dokter tahu, mama tidak akan meninggalkan saya sendirian, dia pasti mengantar saya apalagi pergi menemui dokter.”

Hamba Abraham mengalami kegentaran ketika ia diminta untuk melakukan satu tugas yang menurutnya cukup sulit, yakni mencari seorang istri untuk Ishak. Tugas ini menjadi sulit karena hamba ini tidak diberitahu siapa nama perempuan yang akan menjadi istri anak tuannya. Ia hanya mendapat satu perintah dan sebuah kriteria singkat (ay. 4). Namun, ada satu hal yang menghibur dirinya, sebuah penyertaan dari Tuhan saat ia melaksanakan tugasnya itu (ay. 7). Keyakinan akan penyertaan inilah yang meringankan langkahnya saat pergi ke negeri asal tuannya, Abraham.

Ada banyak ketidakpastian yang terjadi di dalam kehidupan kita, yang dapat membuat kita menjadi gentar dan takut. Saat kita membiarkan kegentaran dan ketakutan menguasai diri dan hati kita, maka kita akan menjadi semakin tidak berdaya. Apa yang dapat kita lakukan? Ada satu hal. Apa pun persoalan dan masalah yang kita hadapi dalam hidup kita, yakinlah bahwa Tuhan menyertai. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Terima kasih Tuhan karena Engkau tidak pernah meninggalkan kami barang sedetik pun. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 116:1-2, 12-19; Kej. 24:1-9; Kis. 7:35-43
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...