Tuhan Menjanjikan Pemulihan

Yeremia 33:1-9

1 Komentar 130 Views

Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa terhadap Aku …. (Yer. 33:7-8)

Berkat Tuhan bukan hanya bersifat material dan jasmaniah. Yang tidak kurang pentingnya ialah berkat rohaniah. Seperti, damai sejahtera, sukacita, pengampunan, penerimaan, kasih sayang, dan sebagainya. Melalui Yeremia, Tuhan berjanji kepada umat Israel akan memulihkan mereka. Karena dosa, maka hubungan umat Israel dengan Tuhan menjadi rusak dan terputus. Siapa dapat menyambung kembali hubungan yang putus itu? Tidak ada satu orang pun yang mampu, selain daripada Tuhan sendiri.

Maka Dia berkata melalui Nabi Yeremia, “Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel, dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan ….” Tawaran ini harus kita sambut dengan tangan terbuka dan hati gembira. Manusia dengan kekuatannya sendiri tidak akan pernah sanggup untuk datang mendekati Allah. Namun, Allah dalam kasih- Nya yang berlimpah mau datang mencari dan menghampiri manusia. Ia memanggil kita datang kepada-Nya.

Yesus, Anak Allah yang hidup, berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Yesus adalah representasi Allah yang datang ke dunia untuk mengundang manusia yang berdosa untuk menerima kasih dan pengampunan ilahi. Menerima ajakan-Nya berarti menyambut tawaran untuk berdamai dengan-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Di atas salib-Nya, tangan Yesus terentang lebar; yang berarti Ia membuka pintu bagi semua orang untuk datang pada-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 118:1-2, 19-2; Yer. 33:1-9; Flp. 2:12-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Poedjosekti

    Mencerahkan

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...