Tuhan Menjanjikan Pemulihan

Yeremia 33:1-9

1 Komentar 140 Views

Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa terhadap Aku …. (Yer. 33:7-8)

Berkat Tuhan bukan hanya bersifat material dan jasmaniah. Yang tidak kurang pentingnya ialah berkat rohaniah. Seperti, damai sejahtera, sukacita, pengampunan, penerimaan, kasih sayang, dan sebagainya. Melalui Yeremia, Tuhan berjanji kepada umat Israel akan memulihkan mereka. Karena dosa, maka hubungan umat Israel dengan Tuhan menjadi rusak dan terputus. Siapa dapat menyambung kembali hubungan yang putus itu? Tidak ada satu orang pun yang mampu, selain daripada Tuhan sendiri.

Maka Dia berkata melalui Nabi Yeremia, “Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel, dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan ….” Tawaran ini harus kita sambut dengan tangan terbuka dan hati gembira. Manusia dengan kekuatannya sendiri tidak akan pernah sanggup untuk datang mendekati Allah. Namun, Allah dalam kasih- Nya yang berlimpah mau datang mencari dan menghampiri manusia. Ia memanggil kita datang kepada-Nya.

Yesus, Anak Allah yang hidup, berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Yesus adalah representasi Allah yang datang ke dunia untuk mengundang manusia yang berdosa untuk menerima kasih dan pengampunan ilahi. Menerima ajakan-Nya berarti menyambut tawaran untuk berdamai dengan-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Di atas salib-Nya, tangan Yesus terentang lebar; yang berarti Ia membuka pintu bagi semua orang untuk datang pada-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 118:1-2, 19-2; Yer. 33:1-9; Flp. 2:12-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Poedjosekti

    Mencerahkan

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...