Tuhan Menjanjikan Pemulihan

Yeremia 33:1-9

1 Komentar 142 Views

Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa terhadap Aku …. (Yer. 33:7-8)

Berkat Tuhan bukan hanya bersifat material dan jasmaniah. Yang tidak kurang pentingnya ialah berkat rohaniah. Seperti, damai sejahtera, sukacita, pengampunan, penerimaan, kasih sayang, dan sebagainya. Melalui Yeremia, Tuhan berjanji kepada umat Israel akan memulihkan mereka. Karena dosa, maka hubungan umat Israel dengan Tuhan menjadi rusak dan terputus. Siapa dapat menyambung kembali hubungan yang putus itu? Tidak ada satu orang pun yang mampu, selain daripada Tuhan sendiri.

Maka Dia berkata melalui Nabi Yeremia, “Aku akan memulihkan keadaan Yehuda dan Israel, dan akan membangun mereka seperti dahulu: Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka lakukan ….” Tawaran ini harus kita sambut dengan tangan terbuka dan hati gembira. Manusia dengan kekuatannya sendiri tidak akan pernah sanggup untuk datang mendekati Allah. Namun, Allah dalam kasih- Nya yang berlimpah mau datang mencari dan menghampiri manusia. Ia memanggil kita datang kepada-Nya.

Yesus, Anak Allah yang hidup, berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Yesus adalah representasi Allah yang datang ke dunia untuk mengundang manusia yang berdosa untuk menerima kasih dan pengampunan ilahi. Menerima ajakan-Nya berarti menyambut tawaran untuk berdamai dengan-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Di atas salib-Nya, tangan Yesus terentang lebar; yang berarti Ia membuka pintu bagi semua orang untuk datang pada-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 118:1-2, 19-2; Yer. 33:1-9; Flp. 2:12-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Poedjosekti

    Mencerahkan

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...