Tuhan Cinta Semua Bangsa!

Tuhan Cinta Semua Bangsa!

Belum ada komentar 497 Views

Iman adalah tangan kita yang menggenggam tangan Allah yang senantiasa terulur kepada umat manusia kekasih-Nya. Dan baptisan adalah tanda atau meterainya. Ia bukanlah atribut yang membedakan kita dari orang lain, apalagi yang menggolongkan kita lebih baik ketimbang orang lain di hadapan-Nya. Yang terakhir inilah yang sempat membuat Petrus ragu memenuhi undangan Kornelius untuk datang ke rumahnya. Maka dalam Kis. 10:15 Tuhan berfirman kepada Petrus: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.”

Bacaan kita hari ini menjelaskan kepada kita semua bahwa apabila hewan yang diciptakan Allah saja tidak dinyatakan “haram” oleh-Nya, apalagi manusia, makhluk kekasih-Nya. Apapun, bahkan iman atau baptisan sebagai tandanya, tak bisa membenarkan atau memberi hak kepada seseorang untuk menyatakan bahwa orang lain, sesamanya, yang berbeda darinya, adalah “haram”.

Maknanya bagi kita kiranya jelas. Kalau Tuhan kita “tidak membedakan orang”, maka kita pun mestinya demikian. Namun upaya kita untuk tidak membedakan orang, mesti dimulai dari penghayatan yang jernih tentang kasih Tuhan yang tidak bisa dibatasi atau ditempatkan dalam kotak-kotak ciptaan kita sendiri.

“Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran, berkenan kepada-Nya” (Kis. 10:35). Pernyataan yang luar biasa, yang selalu harus kita refleksikan dengan sungguh-sungguh, dalam kerendah-hatian dan keterbukaan yang tulus.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...
  • Beroleh Kasih Karunia Allah
    Beroleh Kasih Karunia Allah
    Lukas 1:30
    ”Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” (Luk. 1:30). Demikian ujar malaikat saat menjumpai...
  • Allah Berkenan dan Merahmati Kita!
    Yesaya 61: 1-4, 8-11
    Jika kita membaca Yesaya 61:1-4, dengan cepat kita akan mengingat ucapan Yesus di dalam Lukas 4:18-19. Ternyata, Yesus mengutip...