Tuhan Cinta Semua Bangsa!

Tuhan Cinta Semua Bangsa!

Belum ada komentar 526 Views

Iman adalah tangan kita yang menggenggam tangan Allah yang senantiasa terulur kepada umat manusia kekasih-Nya. Dan baptisan adalah tanda atau meterainya. Ia bukanlah atribut yang membedakan kita dari orang lain, apalagi yang menggolongkan kita lebih baik ketimbang orang lain di hadapan-Nya. Yang terakhir inilah yang sempat membuat Petrus ragu memenuhi undangan Kornelius untuk datang ke rumahnya. Maka dalam Kis. 10:15 Tuhan berfirman kepada Petrus: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.”

Bacaan kita hari ini menjelaskan kepada kita semua bahwa apabila hewan yang diciptakan Allah saja tidak dinyatakan “haram” oleh-Nya, apalagi manusia, makhluk kekasih-Nya. Apapun, bahkan iman atau baptisan sebagai tandanya, tak bisa membenarkan atau memberi hak kepada seseorang untuk menyatakan bahwa orang lain, sesamanya, yang berbeda darinya, adalah “haram”.

Maknanya bagi kita kiranya jelas. Kalau Tuhan kita “tidak membedakan orang”, maka kita pun mestinya demikian. Namun upaya kita untuk tidak membedakan orang, mesti dimulai dari penghayatan yang jernih tentang kasih Tuhan yang tidak bisa dibatasi atau ditempatkan dalam kotak-kotak ciptaan kita sendiri.

“Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran, berkenan kepada-Nya” (Kis. 10:35). Pernyataan yang luar biasa, yang selalu harus kita refleksikan dengan sungguh-sungguh, dalam kerendah-hatian dan keterbukaan yang tulus.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...