TIGA PERJUMPAAN DI DALAM KRISTUS (Transfigurasi)

Keluaran 24:12-18, Mazmur 2, 2 Petrus 1:16-21, Matius 17:1-9

Belum ada komentar 10 Views

Musa dan Elia adalah figur sentral dalam sejarah iman Israel. Musa menerima Taurat di Gunung Sinai. Elia mengalami perjumpaan dengan Allah di tengah ketakutan dan kegentarannya di Gunung Horeb. Kini, mereka hadir bersama Yesus di Gunung Tabor. Perjumpaan ketiga figur ini menandai kesinambungan misi Allah yang menyelamatkan dalam sejarah. Pengajaran dan pemberitaan melalui hukum dan para nabi menemukan penggenapannya secara sempurna dalam diri Yesus Kristus.

Penampakan ini juga menegaskan tentang identitas dan misi Yesus yang diutus Bapa untuk menggenapi karya penyelamatan-Nya. Pernyataan identitas ini diteguhkan Sang Bapa dalam peristiwa kelahiran, baptisan, transfigurasi, kematian dan kebangkitan-Nya.

Musa dan Elia mengerjakan tugas misi Allah dengan melewati ragam peristiwa; penolakan, penderitaan dan ancaman kematian. Musa tidak diizinkan masuk ke Kanaan. Elia gentar menghadapi Izebel. Pengalaman yang serupa dialami oleh Yesus dalam misi-Nya: Ia menderita, mati dan bangkit untuk menyelesaikan karya keselamatan secara tuntas dan sempurna bagi dunia yang diciptakan dan dikasihi Allah. Karena itu, penampakan ini menjadi pernyataan bahwa segala sesuatu terpusat pada diri Sang Anak yang dengan setia mengerjakan kehendak Bapa.

Peristiwa ini sekaligus mengarahkan kita di hari ini untuk tetap setia mengerjakan misi Allah di tengah pergumulan zaman. Setiap generasi memiliki tantangannya, setiap utusan menghadapi kesulitannya, namun panggilan menghadirkan keselamatan dan pemulihan terus dikumandangkan. Kita mengerjakannya dalam persekutuan dengan Yesus Kristus yang memberikan kekuatan dan pengharapan baru untuk menghadirkan kasih dan pemulihan bagi relasi dan dunia yang terluka. Amin (DVA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu