Tidak Tinggal Dalam Gelap

Yohanes 12:44-50

Belum ada komentar 62 Views

Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan. (Yohanes 12:46)

“Saya sudah membuat kesalahan fatal,” kata seorang pemuda di depan hakim. “Saya seperti terperangkap tanpa jalan keluar. Semua pilihan terasa kabur. Saya mohon bimbingan ke depannya, Pak Hakim,” katanya sambil tertunduk lesu. Pemuda itu menjalani rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan. Di sana, ia mendapat bimbingan yang diperlukan demi pembaruan hidupnya. Pelan tetapi pasti, pemuda itu keluar dari “kegelapan hidup” menuju “terang kebaikan”.

Allah tidak membiarkan manusia tersesat dalam kegelapan dosa. Karena kasih-Nya, Allah mengutus Yesus sebagai terang bagi dunia. Yesus bukan sekadar mengajarkan tentang terang, melainkan Dialah terang itu. Melalui diri-Nya, orang yang percaya dituntun keluar dari kegelapan dosa menuju keselamatan. Melalui karya Roh Kudus, terang Kristus menembus hati yang paling gelap. Mereka yang percaya tidak lagi dikungkung oleh dosa, ketakutan, dan kehampaan, melainkan hidup dalam terang kasih dan kebenaran Allah.

Hidup yang menuju terang Allah berarti mengalami perubahan cara berpikir, merasa, dan bertindak. Kehendak Allah melalui Yesus menjadi penuntunnya. Hidup tidak lagi menyembunyikan dosa, tidak lagi egois, dan tidak mencari kebenaran di luar Kristus. Sebaliknya, orang percaya mengupayakan pertobatan yang nyata. Kebenaran dan kasih diwujudkan secara aktif. Firman Tuhan digemari dan dipelihara, sehingga hidup menjadi sumber inspirasi yang baik bagi lingkungan sekitar. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah hidup kita sudah diterangi oleh kebenaran Kristus?

Ayat Pendukung: Yes. 52:1-6; Mzm. 65:9-13; Yoh. 12:44-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...