Tidak Tinggal Dalam Gelap

Yohanes 12:44-50

Belum ada komentar 4 Views

Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan. (Yohanes 12:46)

“Saya sudah membuat kesalahan fatal,” kata seorang pemuda di depan hakim. “Saya seperti terperangkap tanpa jalan keluar. Semua pilihan terasa kabur. Saya mohon bimbingan ke depannya, Pak Hakim,” katanya sambil tertunduk lesu. Pemuda itu menjalani rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan. Di sana, ia mendapat bimbingan yang diperlukan demi pembaruan hidupnya. Pelan tetapi pasti, pemuda itu keluar dari “kegelapan hidup” menuju “terang kebaikan”.

Allah tidak membiarkan manusia tersesat dalam kegelapan dosa. Karena kasih-Nya, Allah mengutus Yesus sebagai terang bagi dunia. Yesus bukan sekadar mengajarkan tentang terang, melainkan Dialah terang itu. Melalui diri-Nya, orang yang percaya dituntun keluar dari kegelapan dosa menuju keselamatan. Melalui karya Roh Kudus, terang Kristus menembus hati yang paling gelap. Mereka yang percaya tidak lagi dikungkung oleh dosa, ketakutan, dan kehampaan, melainkan hidup dalam terang kasih dan kebenaran Allah.

Hidup yang menuju terang Allah berarti mengalami perubahan cara berpikir, merasa, dan bertindak. Kehendak Allah melalui Yesus menjadi penuntunnya. Hidup tidak lagi menyembunyikan dosa, tidak lagi egois, dan tidak mencari kebenaran di luar Kristus. Sebaliknya, orang percaya mengupayakan pertobatan yang nyata. Kebenaran dan kasih diwujudkan secara aktif. Firman Tuhan digemari dan dipelihara, sehingga hidup menjadi sumber inspirasi yang baik bagi lingkungan sekitar. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah hidup kita sudah diterangi oleh kebenaran Kristus?

Ayat Pendukung: Yes. 52:1-6; Mzm. 65:9-13; Yoh. 12:44-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....