Tidak Akan Meninggalkan

Yohanes 14:15-21

2 Komentar 3682 Views

“Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.” (Yoh. 14:18)

Perasaan ditinggalkan adalah perasaan yang tidak enak. Apalagi ditinggalkan oleh orang yang kita kasihi, seperti ada ruang kosong di dalam hati. Menjalani hari terasa gamang dan membingungkan karena kita kehilangan sosok yang biasanya bersama kita. Jika tidak teratasi, maka akan mendatangkan rasa frustrasi. Itu sebabnya, kekosongan itu haruslah diisi dengan hal yang positif dan bermakna.

Tuhan Yesus hendak meninggalkan para murid. Tetapi, Tuhan tidak ingin para murid berada dalam kegamangan. Perkataan dalam Yohanes 14 disampaikan Tuhan Yesus sebagai pesan- pesan terakhir sebelum memasuki jalan salib. Kelak sesudah menempuh salib dan dibangkitkan, para murid memang tidak akan lagi melihat Yesus secara fisik. Walaupun demikian, bukan berarti bahwa Sang Guru menelantarkan mereka. Ia memberikan seorang Penolong, Roh Kebenaran, yang akan menyertai para murid. Kehidupan para murid selepas kepergian Yesus akan diisi dan dijalani bukan dalam perasaan kehilangan, melainkan oleh kuasa Roh Kudus, mereka akan dikuatkan untuk memegang dan melakukan perintah Tuhan.

Adakalanya hati orang percaya dapat menjadi kosong dan gamang, seakan-akan Tuhan terasa begitu jauh dan diam saja. Saat itu terjadi, percayalah bahwa kita tidak sendirian. Ingatlah untuk tetap fokus dan setia kepada perintah Tuhan. Dalam kesetiaan yang tulus, Tuhan akan hadir memberikan pertolongan-pertolongan yang nyata. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

Ayat Pendukung: Kis. 17:22-31; Mzm. 66:8-20; 1Pet. 3:13-22; Yoh. 14:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

2 Comments

  1. Mei kusumawati

    bersyukur kepada Tuhan, karena kasihNya masih memberi kesempatan untuk saya boleh bertumbuh

  2. Mei kusumawati

    oleh kuasa Roh Kudus, anak anak Tuhan akan dikuatkan untuk memegang dan melakukan perintah Tuhan

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...
  • TUHAN, Sang Juruselamat
    Yesaya 33:17-22
    Sebab, TUHANlah Hakim kita, TUHANlah panglima kita; TUHANlah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita. (Yesaya 33:22) Bagaimanakah kita mengenal...