The Journey Is Home

Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60

Belum ada komentar 58 Views

Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas.

Melongok keluar sebentar, maka Anda akan menemui banyak pemandangan yang tidak biasa, jalan-jalan sepi, Mall-Mall ditutup, bahkan ada yang disulap menjadi rumah sakit untuk menampung orang-orang yang tertular virus ini.

Dengarkan percakapan orang-orang disekitar yang kuatir kehilangan orang yang dikasihi apabila tertular virus ini. Nasehat yang sering didengar, jangan sentuh ini atau itu, gunakan masker, jangan keluar rumah, jangan ngobrol ngobrol lagi dan masih banyak jangan, jangan lainnya. Selain itu yang lebih ditakuti lagi ketika ada pengumuman PHK dari tempat kerja yang terpaksa dilakukan karena tidak ada pemasukan.

Kegelisahan yang lain lagi ketika terjadi krisis pangan akibat dari perekonomian yang mengarah pada keruntuhan. Tekanan akibat kegelisahan ini menciptakan depresi, kemarahan, kriminalitas, kekerasan dan bahkan bunuh diri.

Dalam situasi yang seperti ini, masih relevankah ? Firman Tuhan yang menenangkan dengan kata “janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku”.

Tentu masih relevan ketika dibarengi dengan “percaya kepada Allah dan percaya kepada Yesus Kristus”, yang telah menyediakan tempat tinggal di Surga. Dibalik kata-kata yang menenangkan ini ada jaminan, apabila sesuatu terjadi dalam pengembaraan orang percaya di dunia ini. Tuhan sudah menyediakan tempat tinggal di rumah Bapa di Surga. Karena itu, pengembaraan orang percaya di dunia ini bukan tanpa arah, bukan melangkah dalam kegelapan masa depan, melainkan suatu perjalanan pengembaraan pulang ke rumah Bapa di Surga. Suatu perjalanan “Damai Sejahtera” Bersama Tuhan Yesus, meski ketika seseorang harus menghadapi situasi yang sangat sulit, mengerikan seperti yang dialami Stephanus. Ia akan tetap mengalami “Damai Sejahtera” Tuhan karena apa yang dilakukannya adalah wujud Cinta kasihnya kepada Tuhan.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #PekaTerhadapKaryaAllah
    Ada paham yang mengatakan bahwa karya Allah terbagi dalam periode waktu. Dahulu Bapa mencipta, lalu kemudian berhenti dan digantikan...
  • #hidupdalamkasihkarunia
    “… tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14-15) Dua kali Paulus, di dalam bacaan kita Minggu ini, menegaskan bahwa...
  • #MenjadikanTuhanYangUtamaDalamHidup
    Selamat ulangtahun jemaat GKI Pondok Indah! Telah 36 tahun Allah merahmati kita dengan kesempatan untuk mengambil bagian ke dalam...
  • #eskylmenoi #errimmenoi
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • #menjadimuridKristus
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. (Matius 28:17) Paul Tillich, seorang teolog sohor, pernah berujar, “Doubt...
Kegiatan