The Journey Is Home

Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60

Belum ada komentar 66 Views

Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas.

Melongok keluar sebentar, maka Anda akan menemui banyak pemandangan yang tidak biasa, jalan-jalan sepi, Mall-Mall ditutup, bahkan ada yang disulap menjadi rumah sakit untuk menampung orang-orang yang tertular virus ini.

Dengarkan percakapan orang-orang disekitar yang kuatir kehilangan orang yang dikasihi apabila tertular virus ini. Nasehat yang sering didengar, jangan sentuh ini atau itu, gunakan masker, jangan keluar rumah, jangan ngobrol ngobrol lagi dan masih banyak jangan, jangan lainnya. Selain itu yang lebih ditakuti lagi ketika ada pengumuman PHK dari tempat kerja yang terpaksa dilakukan karena tidak ada pemasukan.

Kegelisahan yang lain lagi ketika terjadi krisis pangan akibat dari perekonomian yang mengarah pada keruntuhan. Tekanan akibat kegelisahan ini menciptakan depresi, kemarahan, kriminalitas, kekerasan dan bahkan bunuh diri.

Dalam situasi yang seperti ini, masih relevankah ? Firman Tuhan yang menenangkan dengan kata “janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku”.

Tentu masih relevan ketika dibarengi dengan “percaya kepada Allah dan percaya kepada Yesus Kristus”, yang telah menyediakan tempat tinggal di Surga. Dibalik kata-kata yang menenangkan ini ada jaminan, apabila sesuatu terjadi dalam pengembaraan orang percaya di dunia ini. Tuhan sudah menyediakan tempat tinggal di rumah Bapa di Surga. Karena itu, pengembaraan orang percaya di dunia ini bukan tanpa arah, bukan melangkah dalam kegelapan masa depan, melainkan suatu perjalanan pengembaraan pulang ke rumah Bapa di Surga. Suatu perjalanan “Damai Sejahtera” Bersama Tuhan Yesus, meski ketika seseorang harus menghadapi situasi yang sangat sulit, mengerikan seperti yang dialami Stephanus. Ia akan tetap mengalami “Damai Sejahtera” Tuhan karena apa yang dilakukannya adalah wujud Cinta kasihnya kepada Tuhan.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
  • Yang Terdahulu Dan Yang Terkemudian
    Yunus 3:10 ‐ 4:11. Mazmur 145: 1‐8. Filipi 1: 21‐30. Matius 20: 1‐16
    Siapakah orang jahat menurut kita? Para perampok, perusuh, pembunuh, koruptor, perusak alam, penyiksa binatang, dan pelaku kejahatan lainnya. Ya...
Kegiatan