Terlalu Sedikit!

Terlalu Sedikit!

Belum ada komentar 11 Views

Setiap detiknya, saya membayangkan, ada ribuan atau malah jutaan orang di seluruh dunia ini yang mengeluh dengan suara keras atau dalam hati, bahwa apa yang dia miliki atau terima sungguh terlalu sedikit. Seandainya Allah memiliki hotline service untuk menampungnya, maka itu akan menjadi saluran paling laris dan orang rela mengantri untuk didengar keluhannya.

Sebaliknya, saya juga masih membayangkan, hotline service lain untuk menampung kegairahan anak manusia yang berkata, “terlalu sedikit selama ini aku memberi dan berbagi” bakal senyap; setidaknya jauh lebih sepi dibanding yang pertama.

Padahal, sesungguhnya, yang kedualah yang paling sepadan dengan kerinduan Allah bagi manusia. Ia berkata, “terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku … tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa” (Yes. 49:6). Soal mendapat dan memiliki, manusia selalu saja merasa “terlalu sedikit;” sebaliknya, soal memberi dan berbagi, manusia selalu saja merasa “terlalu banyak.”

Hari ini, sebuah undangan terpampang di hadapan kita. Allah yang memberi secara melimpah itu mengundang kita untuk mengambil sebuah lompatan iman—dari zona “terlalu sedikit menerima dan memiliki” ke zona “terlalu sedikit memberi dan berbagi.”

Yang mampu kita berikan, sebanyak apa pun itu menurut kita, tentulah tak seberapa dibanding menggunungnya penderitaan semesta ini. Kita hanya mampu memberi sebatang lilin-kehidupan, yang nyalanya redup dan pendarnya tak spektakuler.

Namun, sejauh terang itu kita peroleh dari Sang Terang Sejati, maka percayalah, hidup akan sampai ke labuhan kebahagiaan yang sejati.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan