Terhenti Di Tengah Jalan

Kejadian 11: 27-32

Belum ada komentar 81 Views

… Ia berangkat bersama mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan. Lalu mereka sampai ke Haran, dan menetap di sana. (Kejadian 11:31b)

Bayangkan seseorang yang memulai perjalanan panjang dengan tujuan di depan. Ia sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan penuh semangat, tetapi setelah setengah perjalanan, ia terhenti dan harus menetap di tempat yang tidak pernah ia rencanakan. Itulah yang terjadi pada Terah dalam kisah ini.

Kejadian 11:31 menceritakan perjalanan Terah, ayah Abram, yang membawa keluarganya keluar dari Ur-Kasdim menuju tanah Kanaan. Terah memulai perjalanan besar, tetapi akhirnya berhenti di Haran dan menetap di sana. Alkitab tidak menjelaskan mengapa ia tidak melanjutkan perjalanannya ke Kanaan, tetapi nas ini menunjukkan bahwa rencana perjalanan itu belum selesai, meskipun ia telah berhenti di tengah jalan. Terah meninggal di Haran. Ini berarti ia tak pernah memasuki Kanaan, negeri tujuan.

Kisah Terah menjadi pengingat bagi kita tentang perjalanan iman yang terkadang tidak berjalan mulus. Seperti Terah yang memulai perjalanan besar tetapi berhenti di tengah jalan, kita pun kadang merasa nyaman di tengah jalan atau tergoda untuk menyerah saat menghadapi tantangan. Namun, Tuhan memanggil kita untuk terus maju dan melanjutkan perjalanan iman yang sudah kita mulai. Jangan berhenti atau menyerah di tengah jalan, sebab masih ada tujuan yang lebih besar yang menanti. Mari terus berjalan untuk mencapai tujuan sesuai rencana Tuhan. [Pdt Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, berikanlah kami kekuatan untuk melanjutkan perjalanan iman sehingga langkah kami tak terhenti di tengah jalan. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 11:27-32; Mzm. 33:12-22; Mat. 6:19-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...