Tergelincir

Bilangan 20:1-13

Belum ada komentar 192 Views

“Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan- Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.” (Bil. 20:12)

Seorang pendaki gunung yang hebat sekalipun, jika tidak berhati-hati menapaki medan yang sulit, bisa tergelincir dan bisa jatuh. Hal itu bisa berakibat fatal. Bisa cidera atau bisa kehilangan nyawa. Karena itu, ia tidak boleh ceroboh.

Musa pernah tergelincir karena kecerobohannya. Musa adalah pemimpin yang baik. Ia berhati lembut. Sayangnya, ia tergelincir jatuh dalam pelanggaran fatal karena kemarahannya kepada bangsa Israel yang tidak berhenti mengeluh saat kekurangan air. Tekanan dan sungut-sungut bangsa Israel menjadikan Musa emosi dan tidak sabar menghadapi mereka. Ia marah sehingga mengeluarkan perkataan tidak berkenan kepada Allah di hadapan bangsa Israel. Situasi sulit telah membuat Musa kehilangan kendali atas emosinya. Ia menjadi lupa dan tidak percaya bahwa Allah sanggup menolong mereka seperti hari-hari sebelumnya. Ia tidak menghormati kekudusan Allah di depan mata orang Israel. Akibatnya, ia tidak dapat masuk ke negeri yang dijanjikan Allah.

Kita mungkin sering berhadapan dengan situasi yang sulit: tantangan, persoalan, tekanan, dan berbagai pergumulan. Renungan hari ini mengingatkan bahwa dalam menghadapi tekanan yang sulit sekalipun, jangan sampai kita tergelincir dalam dosa. Jaga kata-kata kita saat marah. Jangan biarkan emosi menguasai kita, apalagi menyalahkan Tuhan. Hormati kekudusan Tuhan dan percaya pada kemahakuasaan-Nya. Jangan pernah ragu akan pertolongan- Nya. Allah yang menolong di masa lalu, pasti menolong hari ini, dan seterusnya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Dalam situasi sulit atau tekanan apa pun, percayalah akan pertolongan Allah, hormati kekudusan-Nya agar kita tidak tergelincir dalam dosa.

Ayat Pendukung: Mzm. 78:1-4, 12-16; Bil. 20:1-13; Kis. 13:32-41
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...