Tenteram Di Malam Hari

Mazmur 4

Belum ada komentar 49 Views

Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman. (Mzm. 4:9)

Sulit tidur di malam hari dapat disebabkan berbagai hal, antara lain terlalu banyak pikiran. Pikiran yang tidak tenang mengakibatkan sulit tidur, meskipun tubuh sudah lelah di malam hari. Jika terus-menerus dibiarkan, maka akan mengakibatkan berubahnya pola aktivitas dan menimbulkan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, kita perlu menenteramkan pikiran di malam hari sehingga dapat beristirahat dengan baik.

Daud mengatakan bahwa ia akan membaringkan diri dan segera tidur. Bukan karena tidak memiliki masalah maka ia dapat tidur dengan tenang. Daud menggambarkan situasi kesesakan yang dihadapinya. Harga dirinya dinodai dan ia dibohongi. Bahkan, ia berhadapan dengan orang-orang yang putus asa mempertanyakan datangnya hal yang baik. Tak mudah bagi Daud untuk menghadapi kesesakannya. Walau demikian, Daud bisa tidur dengan tenteram di malam hari karena ia percaya kepada Tuhan dan merenungkan tentang kebaikan Tuhan. Daud tahu bahwa Tuhan telah memberikan sukacita kepadanya, juga dalam hal ini. Ia berserah dan tertidur dengan aman.

Memiliki banyak masalah, memang dapat membuat kita sulit untuk tidur. Jika itu terjadi, ingat-ingatlah setiap kebaikan dan sukacita yang telah Tuhan berikan kepada kita, sehingga pikiran kita dapat lebih positif. Percayakan diri kepada Tuhan untuk esok hari, apa pun yang akan terjadi. Sehingga, pikiran kita menjadi tenteram dan kita dapat tertidur dengan aman. [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, kami berdoa untuk mereka yang mengalami gangguan tidur di malam hari. Berilah ketenteraman bagi mereka. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 4; Dan. 10:2-19; 1Yoh. 2:26-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...