Tenteram Di Malam Hari

Mazmur 4

Belum ada komentar 51 Views

Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman. (Mzm. 4:9)

Sulit tidur di malam hari dapat disebabkan berbagai hal, antara lain terlalu banyak pikiran. Pikiran yang tidak tenang mengakibatkan sulit tidur, meskipun tubuh sudah lelah di malam hari. Jika terus-menerus dibiarkan, maka akan mengakibatkan berubahnya pola aktivitas dan menimbulkan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, kita perlu menenteramkan pikiran di malam hari sehingga dapat beristirahat dengan baik.

Daud mengatakan bahwa ia akan membaringkan diri dan segera tidur. Bukan karena tidak memiliki masalah maka ia dapat tidur dengan tenang. Daud menggambarkan situasi kesesakan yang dihadapinya. Harga dirinya dinodai dan ia dibohongi. Bahkan, ia berhadapan dengan orang-orang yang putus asa mempertanyakan datangnya hal yang baik. Tak mudah bagi Daud untuk menghadapi kesesakannya. Walau demikian, Daud bisa tidur dengan tenteram di malam hari karena ia percaya kepada Tuhan dan merenungkan tentang kebaikan Tuhan. Daud tahu bahwa Tuhan telah memberikan sukacita kepadanya, juga dalam hal ini. Ia berserah dan tertidur dengan aman.

Memiliki banyak masalah, memang dapat membuat kita sulit untuk tidur. Jika itu terjadi, ingat-ingatlah setiap kebaikan dan sukacita yang telah Tuhan berikan kepada kita, sehingga pikiran kita dapat lebih positif. Percayakan diri kepada Tuhan untuk esok hari, apa pun yang akan terjadi. Sehingga, pikiran kita menjadi tenteram dan kita dapat tertidur dengan aman. [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, kami berdoa untuk mereka yang mengalami gangguan tidur di malam hari. Berilah ketenteraman bagi mereka. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 4; Dan. 10:2-19; 1Yoh. 2:26-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...