Tanpa Salib tak mungkin Mengikut Kristus

Tanpa Salib tak mungkin Mengikut Kristus

Belum ada komentar 56 Views

Salib adalah simbol utama dari iman Kristen. Salib berarti Kristus yang rela menderita sampai mati demi kita. Salib adalah pengejawantahan kasih Allah kepada kita, kepada kemanusiaan, bahkan kepada dunia, meski dunialah yang menyalibkan-Nya. Salib adalah Kristus yang dikorbankan bagi keselamatan dunia dan segenap ciptaan. Maka mestinya bagi kita, konotasi salib adalah pengorbanan yang siap untuk kita lakukan demi mengikut Tuhan.

Namun dalam kenyataannya salib kerap kali disalahmengertikan, bahkan disalahgunakan. Ada yang menjadikannya “senjata” melawan Dracula dan sejenisnya. Ada pula yang menjadikannya sebagai sekadar investasi, sebab kian banyak dan besar berlian yang melekat padanya, kian berhargalah ia. Bahkan, – mudah-mudahan tidak dalam spirit yang sama,– salib yang dikalungkan di leher pendeta GKI pun adalah salib emas (sepuhan). Koyama, seorang teolog Jepang, pernah mengingatkan bahwa banyak orang Kristen menyepelekan salib. Mereka membuat sebuah gagang atau pegangan (handle) dan melekatkannya pada salib, salib Kristus. Alasannya tentu adalah kemudahan dan kepraktisan, yang adalah roh zaman yang konsumtif serta serba instan ini.

Mari dalam Minggu Pra-Paska ke-4 ini kita renungkan dengan sungguh-sungguh makna mengikut Kristus (baca: menjadi orang Kristen). Yaitu menyangkali diri, meneladani Kristus dan berjalan pada tapak kaki Yesus apapun yang terjadi. Dan tentu saja memikul salib, bukan menggeser, menarik atau meninggalkannya di sudut gudang hidup kita yang pengap dan gelap.

Salib hanya dapat dipikul, seperti yang dilakukan Yesus…

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan