Tanggung Jawab Yang Utama

2 Petrus 3:1-10

Belum ada komentar 67 Views

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. (2Ptr. 3:9)

Anak-anak remaja sering digambarkan seperti kain serbet. Artinya, terlalu besar untuk menjadi sapu tangan, tetapi terlalu kecil untuk menjadi taplak meja. Mereka terlalu besar untuk disebut sebagai anak-anak, tetapi terlalu kecil untuk disebut sebagai orang dewasa. Ambigu.

Begitu pula dengan pengharapan akan kedatangan Yesus yang kedua kali. Sebagian orang menjadi begitu cemas lalu mencoba membuat ramalan-ramalan kapan persisnya Yesus akan datang kembali. Sebagian yang lain juga menjadi cemas lalu malah membuang sama sekali pengharapan tersebut. Keduanya sama-sama cemas, tetapi sama-sama keliru membuat tanggapan.

Firman Tuhan mengingatkan agar kita memusatkan perhatian bukan pada pertanyaan, “Kapan Yesus akan datang kembali?” tetapi, “Apakah kita sudah layak menyambut kedatangan-Nya?” Jika Ia datang kembali, di manakah kita berada saat itu dan apa yang sedang kita lakukan? Apakah kita sedang berada di tengah-tengah keluarga kita untuk berbagi kasih sayang, ataukah kita sedang berada di tempat mesum atau kasino? Apakah kita sedang berdoa dan memuji Tuhan, ataukah kita sedang memaki-maki karyawan kita? Apakah kita sedang mendidik anak cucu kita untuk berjalan di jalan Tuhan, ataukah kita sedang merancang rencana jahat untuk menghabisi saingan bisnis kita? Yesus sudah datang, tetapi Ia juga belum datang. Tanggung jawab kita adalah untuk menjadikan diri kita layak menyambut kedatangan-Nya. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Maranatha, buatlah diri kami layak untuk menyambut kedatangan-Mu dengan melakukan tanggung jawab kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146:5-10; Rut 1:6-18; 2Ptr. 3:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...