Supaya Mereka Semua Menjadi Satu

Supaya Mereka Semua Menjadi Satu

Belum ada komentar 552 Views

Ut omnes unum sint, supaya mereka semua menjadi satu. Demikian doa Yesus bagi para murid-Nya pada masa itu, namun juga bagi semua orang percaya di segala abad, yaitu “orang-orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka” (ay. 20). Doa Yesus ini tidak sembarangan, sebab Ia memanjatkannya kepada Sang Bapa dengan sebuah pemahaman, bahwa kesatuan gereja itu landasannya tak lain adalah kesatuan Trinitaris itu sendiri, “sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita” (ay. 21).

Jadi, gereja harus bersatu karena gereja berada di dalam kesatuan Bapa dan Anak dalam kuasa Roh Kudus. Mengingkari kesatuan gereja sama halnya dengan mengingkari kesatuan Allah Trinitas. Itu berarti, sekalipun dalam kenyataannya kita masih terus memperjuangkan wujud kesatuan gereja itu, kita harus mulai dari sebuah pengakuan bahwa memang gereja sudah satu.

Akan tetapi, di pihak lain, kesatuan gereja tidak boleh kita pahami sebagai keseragaman. Unity tidak sama, bahkan berlawanan, dengan uniformity. Kesatuan gereja juga tidak berarti penghilangan keunikan masing-masing anggota. Sebab sama seperti tiga Pribadi ilahi—Bapa, Anak, dan Roh Kudus—yang berbeda satu sama lain, demikianlah gereja-gereja merayakan perbedaan dan keunikannya masing-masing.

Oleh karena itu, mulai sekarang mari kita memandang kemajemukan gereja secara tepat. Miliki kepedihan setiap kali menyaksikan perpecahan gereja. Miliki kegembiraan untuk merayakan kemajemukan gereja. Miliki pengharapan bahwa kelak seluruh gereja sungguh-sungguh dipersatukan secara utuh. Ut omnes unum sint

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...