Sunatlah Hatimu..!

Sunatlah Hatimu..!

Belum ada komentar 56 Views

Memberi dengan “memberi” bisa berbeda. Begitu pun membantu dengan “membantu”, atau bahkan memerhatikan dengan “memerhatikan”. Yang membedakannya biasanya adalah motivasi di baliknya. Seseorang bisa memberi dengan pamrih tertentu, misalnya menanam budi. Bantuan dapat diberikan dengan mengharapkan imbalan, entah uang atau lainnya. Dan seseorang bisa pula memerhatikan orang secara istimewa karena mengharapkan sesuatu darinya. Yang memrihatinkan adalah bahwa hal yang sama bisa terjadi pada kita orang percaya.

Ketaatan dengan “ketaatan” bisa berbeda. Begitu pun kesalehan dengan “kesalehan” atau bahkan pelayanan dengan “pelayanan”. Yang juga membedakannya adalah motivasi di baliknya. Barangkali ada yang mempertanyakan prinsip ini. Karena bukankah bagaimana pun ibadah adalah bagi Tuhan, misalnya? Atau bila kita memberi, bukankah bagaimana pun kita menyenangkan hati si penerima? Barangkali memang begitu di mata manusia. Tetapi Tuhan menghendaki yang lebih, bahkan hakiki.

Berbagai perbuatan baik, perintah, ritus dan ibadah, adalah sia-sia bila dilaksanakan “tanpa hati.” Maksudnya adalah apabila itu semua dilakukan bukan dengan motivasi yang murni. Murni dalam relasi dengan Tuhan dan sesama. Dalam terang itu, memberi bukanlah “memberi” bila sekadar demi melakukan kewajiban. Begitu pun dengan ibadah kita.

Peristiwa Paskah adalah “peristiwa hati”, yang hanya mungkin karena Kristus menaati Bapa-Nya “dengan hati”, dan karena Ia “mempunyai hati” bagi kita. Maka marilah kita sunat hati kita. Kita “bersihkan” hati kita dari berbagai hal yang tidak diperkenan Tuhan. Agar kita bisa menyambut “hati” Tuhan dengan “hati” kita masing-masing.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Sungsang
    Lukas 4:16-21, 11:11-13
    Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan...
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...