Spiritualitas Seorang Murid Kristus

Spiritualitas Seorang Murid Kristus

Belum ada komentar 271 Views

Suatu kali saya dikejutkan oleh pernyataan anak saya, “Mami, bagus sekali bacaannya!” Lalu ia menunjukkan sikap berlutut sambil menutup wajahnya. Rupanya, ia baru saja membaca STAR (Saat Teduh Anak Raja) pemberian Sekolah Minggu. Saat Teduh hari itu mengajaknya untuk berhati-hati atas barang kesayangannya. Kurang lebih kalimatnya demikian, “Jangan sampai barang kesayanganmu, menjauhkanmu dari Tuhan.”

Saya sangat takjub. Ya, karena Tuhan dapat menegur seorang anak melalui pembacaan Alkitab dan buku saat teduhnya. Padahal berulang kali kami menekankan hal itu, namun baru kali ini ia merasa ditegur. Hal ini menjadi cara agar kami dapat mengingatkan dia, jika ia lebih mencintai barang kesayangannya dibandingkan Tuhan.

Pertumbuhan spiritualitas seorang murid Kristus tidak dapat dipaksakan. Di satu sisi ia sangat bergantung pada kuasa Roh Kudus. Roh Kuduslah yang dapat menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik kita dalam kebenaran. Tetapi di sisi lain, kita juga perlu melakukan disiplin spiritualitas. Salah satunya dengan membaca firman Tuhan setiap hari. Suara-Nya sangat berguna bagi pertumbuhan spiritualitas kita, khususnya saat berhadapan dengan hal-hal duniawi atau masalah-masalah yang timbul di sekitar kita.

Pertanyaan Refleksi:

Apakah kita sudah mengalami menakjubkannya hidup bersama Kristus?

Apa yang kita lakukan untuk menjalani pertumbuhan spiritualitas kita bersamaan dengan pertumbuhan fisik, pertumbuhan kedewasaan, pertumbuhan karier, pertumbuhan ekonomi bahkan pertumbuhan pengetahuan kita?

[Riajos]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...