Spiritualitas Dan Ritualitas

Yesaya 29:13-16

Belum ada komentar 31 Views

“Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku …. (Yes. 29:13)

Saya teringat pengalaman saya melayani seorang jemaat yang sakit karena kanker. Dengan mukjizat Tuhan, akhirnya ibu ini sembuh. Saya mengunjungi keluarga ini secara rutin. Setelah kesembuhan Ibu tersebut, saya bertanya kepada anak pertamanya (Koko) bagaimana perasaannya. Koko menjawab dengan menggunakan istilah yang rumit, “Dokter menggunakan kemoterapi untuk menyembuhkan ibu. Syukur kepada Allah.” Sementara si adik dengan haru dan sederhana berkata, “Tuhan itu baik banget!” Untuk memahami dan menyaksikan Tuhan tidak perlu kosakata yang rumit dan sulit. Seorang yang mengalami kasih Tuhan dapat mengekspresikan pengalamannya dengan baik, meskipun dengan kata-kata sederhana; minim kosakata.

Umat mengklaim bahwa mereka dekat dengan Tuhan. Tetapi, kenyataannya mereka tidak taat kepada Tuhan sehingga mendatangkan penghukuman dari Tuhan. Agama telah menjadi sesuatu yang rutin, bukan dari hati. Spiritualitas hanya menjadi ritualitas. Yesus mengutip Yesaya ketika Dia menegur orang Farisi (Mat. 15:7-9). Kita pun berpotensi berperilaku seperti orang-orang Farisi; ibadah kita kepada Tuhan merupakan rutinitas belaka. Sebagai umat Allah, sesungguhnya kita harus menyembah Allah dengan benar, jujur dan otentik. Mari mengintrospeksi diri, apakah relasi kita, ibadah kita, penyembahan kita kepada Allah sungguh- sungguh jujur dan otentik? [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan jadikan aku sebagai pengikut-Mu yang otentik.

Ayat Pendukung: Mzm. 112:1-9; Yes. 29:13-16; Mrk. 7:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Kawan, Bukan Lawan!
    Markus 9:38-50
    “Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.” (Mrk. 9:40) Setara Institute pada 7 Januari 2020 merilis angka...
  • Pembawa Kebaikan
    Matius 5:13-20
    “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat. 5:16)...
  • PROVIDENSIA DEI
    Mazmur 124
    Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Mzm. 124:8) Providensia Dei, artinya pemeliharaan Allah. Karya...
  • Iman Yang Berani
    Kisah Para Rasul 4:13-31
    Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: Taat kepada kamu...
  • Berkat Orang Berhikmat
    Mazmur 128
    Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! (Mzm. 128:1) Orang berhikmat tidak identik...