Siapakah Yesus, Bagi Kita?

Siapakah Yesus, Bagi Kita?

Belum ada komentar 1390 Views

Bila kita memasukkan kata “Yesus” atau “Jesus” dalam mesin pencari di samudera informasi yang kita beri nama World-Wide Web, maka kita akan mendapatkan ribuan halaman berisi informasi tentang Yesus. Tetapi tahu tentang Yesus tidaklah sama dengan mengenal siapa Yesus itu.

Dalam terang itulah Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, siapakah DIA menurut orang banyak. Dari sini kita tahu bahwa ada banyak pendapat tentang siapa Yesus. Pada umumnya memang orang menyejajarkan-Nya dengan tokoh-tokoh yang besar. Yesus kemudian melanjutkan pertanyaannya: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (ayat 15).

Maka Petrus sekonyong-konyong tiba pada suatu kesadaran, bahwa memang sang Kristus tak tergambarkan dan tak dapat dijelaskan dengan mudah dan tepat. Dan justru itulah ia sampai pada pengakuannya (ayat 16): “Engkau adalah Messias, Anak Allah yang hidup!” (bandingkan versi Markus 8:29, “Engkau adalah Mesias!” dan Lukas 9:20, “Mesias dari Allah.” ).

Pada Minggu Pra Paska yang pertama ini, pertanyaan Yesus itu juga ditanyakan kepada kita semua, tanpa kecuali. Pertanyaan yang tak dapat dijawab dengan sekadar mengulangi kata-kata indah dalam khotbah atau ceramah para pengkhotbah kondang tentang hal itu. Tetapi pertanyaan “Siapakah Yesus menurut atau bagi kita sendiri?” hanya kita sendirilah yang dapat menjawabnya. Di manapun Tuhan menempatkan kita, dan kapan pun, kita harus terus berusaha menjawab pertanyaan itu. Sebab jawaban kita akan menentukan dan mendasari setiap keputusan serta tindakan kita. Ia bahkan menentukan langkah kita ke depan. Baik sebagai pribadi, maupun sebagai jemaat/gereja-Nya.

Mengenal Yesus, adalah upaya menjawab pertanyaan itu disepanjang hidup kita bersama Tuhan dan sesama.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...