Siapa Terbesar Di Kerajaan Surga?

Matius 18:1-7

Belum ada komentar 29 Views

Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. (Mat. 18:4)

Sebagai pendeta, saya merasa sulit sekali untuk merendahkan hati. Sebab, seorang pendeta selalu diperlakukan dengan istimewa, baik di gereja maupun di berbagai instansi yang mengundangnya. Mulai dari tempat parkir, sampai tempat duduk (sofa bukan kursi) disediakan tatkala sang pendeta datang melayani. Pendeta ditanyai, “Mau minum apa, air mineral, teh atau kopi?” Saya sering merenung, “Bukankah saya ini pelayan?” Perlakuan yang saya terima kerap membuat saya nyaman dan sulit untuk merendahkan hati saya, serta melupakan identitas saya sebagai pelayan dari kerajaan Allah yang formula kehormatannya tidak dapat disamakan dengan dunia; orang paling terhormat adalah orang yang justru paling rendah.

Murid-murid dalam teks ini terlalu memikirkan organisasi pelayanan Yesus yang bersifat duniawi sampai-sampai mereka lupa tujuan ilahi-Nya. Bukannya mencari tempat di mana mereka bisa melayani, mereka justru mencari posisi untuk keuntungan mereka. Seperti para murid, kita juga mudah kehilangan perspektif kerajaan Allah di dalam pelayanan dan berkompetisi untuk status di dalam Gereja. Adalah penting mengindentifikasi diri bagaikan anak kecil yang lemah dan bergantung serta tidak memiliki status apa pun atau pengaruh apa pun.

Mari kita semua mengingat siapa kita. Kita adalah pelayan- pelayan Tuhan. Rumus meraih kehormatan menurut Alkitab tidak sama dengan dunia. Firman Tuhan mengajar kita bahwa kehormatan diraih melalui kerendahan hati, pengorbanan dan terkadang melalui penghinaan serta penderitaan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan, ampuni kami yang kadang berlaku angkuh di hadapan-Mu dan sesama kami.

Ayat Pendukung: Mzm. 51; Yes. 58:1-12; Mat. 18:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuatkan Dan Teguhkan Hatimu
    Yosua 1:1-11
    Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan …. (Yos.1:6) Eep, seorang...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu. (Mzm.119:47) Lagu lama dari Titiek Puspa ini tak asing bagi kebanyakan...
  • Bukan Iman Yang Kosong
    Yakobus 2:14-26
    Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? (Yak. 2:20) Bob...
  • Kasih Itu Tidak Cari Muka
    Yakobus 2:8-13
    Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. (Yak....
  • Kasih Menerangi Segala Hukum
    Matius 22:34-46
    “Pada kedua hukum inilah bergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Mat. 22:40) Hukum adalah perangkat yang mengikat...
Kegiatan