kudus

Setiap Hariku Adalah Hari Kudus!

Matius 24:36-44

Belum ada komentar 90 Views

Dikotomi kotor-bersih, duniawi-rohani, dan dosa-suci, melahirkan pelbagai persoalan serius dalam kehidupan umat percaya. Katakanlah sebagai contoh di sebuah gereja ada pandangan bahwa uang itu kotor. Karena pandangan itu, pendeta dilarang mengurusi masalah keuangan. Pendeta harus menjaga kekudusannya dan menjauhi ikut dalam pelayanan keuangan. Bukankah persembahan uang dan benda dari umat perlu dikelola demi tujuan teologis yang suci dan kudus yang tidak hanya dikelola dengan standar ekonomi tertentu saja? Bukankah uang dan benda itu alat untuk melayani dan memberkati?

Di lain tempat, ada orang yang memandang bahwa pelayanan di gereja harus lurus dan bersih, tetapi para pelayannya disinyalir menghidupi bisnis yang kotor, tipu-tipu, dan penuh dengan kejahatan. Dikotomi ini melahirkan sekat yang lucu dan aneh. Bahkan ada yang menganggap hari Minggu adalah hari kudus dan hari lain adalah hari kotor. Wow sekali, bukan?

Kekristenan memahami bahwa kehidupan di mana pun dan kapan pun adalah “biara” yang sejati. Justru tantangan terbesar keberimanan adalah tetap kudus dalam hidup di dunia. Hidup dalam bangunan biara akan sangat mudah untuk menjaga kekudusan. Tapi membuat dunia ini adalah biara iman adalah hal yang penuh perjuangan. Menjaga integritas iman dalam keseharian adalah tantangan berat umat beriman, bukan mendikotomikan banyak hal dan memberi ruang bagi tempat tertentu disebut kotor dan ruang lain disebut bersih.

Di minggu Adven Pertama ini kita diingatkan untuk membiarakan kehidupan dalam kekudusan. Bagaimana menghidupi kekudusan dalam keluarga, tempat kerja, gereja, dan masyarakat kita. Setiap harimu adalah hari kudus. Hidupilah kekudusan itu tiap hari!

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...