Selamat karena Taat

Kejadian 26:1-5

Belum ada komentar 157 Views

“… Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan ….” (Kej. 26:3)

Manusia harus makan demi hidupnya. Jika seseorang tidak makan atau tak cukup asupan gizinya, akibatnya akan berbahaya bagi kesehatan dan kehidupannya. Karena itu, bencana kelaparan satu negeri adalah pandemi kehidupan individu dan komunitas. Kehidupan Ishak dan keluarga besarnya terancam ketika bahaya kelaparan melanda Filistin, negeri tempat mereka bermukim. Saat terjadi pertaruhan antara hidup dan mati karena bencana kelaparan, Ishak pun berencana meninggalkan Filistin dan mencari kehidupan baru di Mesir. Namun, TUHAN berkata lain daripada niat Ishak.

“Janganlah pergi ke Mesir,” kata TUHAN kepada Ishak. “Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau.” Padahal, di Mesir pun Ishak juga sebagai orang asing. Namun, orang asing yang cukup makan. Intinya, bukan cukup makan atau tidak makan. Makanan bukanlah pemberi kehidupan, melainkan ketaatan pada penyertaan dan berkat Tuhan. Bencana kelaparan tidak mematikan selama Ishak menaati TUHAN.

Kita tergoda merancang keselamatan diri, tetapi menyisihkan Tuhan dengan alasan mengejar kebutuhan pokok. Sandang, pangan, dan papan tampak lebih menarik ketimbang Tuhan, Sang Sumber Kehidupan. Itulah ujian kita di saat genting, taat kepada Tuhan atau tergoda pada yang bukan sumber kehidupan dengan menyisihkan Tuhan. Kebutuhan pokok bukanlah sumber kehidupan, melainkan ketaatan penuh pada Allah. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Allah, kuatkan saya di dalam ujian iman untuk tetap menaati-Mu ketimbang godaan duniawi. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:1-8; Kej. 26:1-5; Yak. 1:12-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...