Selamat Karena Anugerah

Roma 3:21-31

1 Komentar 86 Views

… dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. (Rm. 3:24)

Sebagian orang mungkin memiliki pemahaman keliru mengenai motivasi berbuat baik. Hal ini tampak, misalnya dalam jawaban terhadap pertanyaan apa yang menjadi motivasi orang berbuat baik. Ada orang yang menjawab karena ingin masuk surga. Benarkah motivasi berbuat baik adalah supaya masuk surga?

Pemahaman inilah yang disoroti Rasul Paulus dalam surat Roma yang kita baca ini. Rasul Paulus menyadari bahwa di dalam jemaat Roma ada perbedaan pandangan mengenai keselamatan. Jemaat Kristen Yahudi beranggapan bahwa melakukan hukum Taurat adalah syarat keselamatan, selain percaya kepada Yesus. Sedangkan, jemaat non Yahudi meyakini bahwa percaya kepada Yesus sudah cukup. Salah pemahaman harus diluruskan. “Keselamatan adalah anugerah!” Demikian Paulus menegaskan. Oleh kasih karunialah jemaat diselamatkan, bukan karena perbuatan. Oleh karena anugerahlah maka umat beroleh selamat, bukan karena melakukan hukum Taurat. Anugerah Allah tidak membatalkan hukum Taurat. Hukum Taurat tetap harus dilakukan, tetapi bukan untuk mendapatkan keselamatan. Melakukan hukum Taurat adalah ungkapan ketaatan kepada Allah.

Dari penjelasan Paulus nyatalah bahwa berbuat baik bukanlah supaya selamat (masuk surga). Keselamatan adalah anugerah Allah, diberikan cuma-cuma kepada kita. Perbuatan baik yang kita lakukan; ketaatan kita pada hukum Allah bukanlah prasyarat, melainkan ungkapan syukur atas keselamatan yang telah kita terima. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ajarlah kami, ya Allah, untuk mendasarkan ketaatan kami pada rasa syukur atas keselamatan yang Engkau anugerahkan kepada kami.

Ayat Pendukung: Mzm. 146; Rut 2:1-9; Rm. 3:21-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. elroy lolaro

    Lama juga saya memahami scara keliru tntang kslamatan. Baru spuluh tahun terakhir saya memahami selamat karna anugrah.
    Saya mlihat masih sngat banyak orang kristen berbuat baik karna ingin selamat.
    Mreka mncmpurkan antra iman dan perbuatan sebagai syrat untuk slamat.tnpa membedakan bhwa prbuatan adalah bukti dari iman. Tapi bukan syrat kslamatan.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENGENAL ALLAH
    Yohanes 14:1-14
    “Jika kamu mengenal Aku, kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” (Yohanes...
  • Hormat yang Tepat
    Yohanes 8:48-59
    Namun, Aku tidak mencari hormat bagi-Ku. Ada Satu yang mencarinya dan Dia juga yang menghakimi. (Yohanes 8:50) Pemimpin yang...
  • Menghormati Kekudusan-Nya
    Keluaran 3:1-12
    … tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b,...
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...