Sekolah Kehidupan: Tuhan Aku Berhasil!

Belum ada komentar 358 Views

Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Mazmur 1:3

Apa ukuran dari keberhasilan kita?

Ada yang mengukur keberhasilan dari kekayaannya, prestasinya, pialanya, banyak investasinya, proyek yang dikerjakannya atau hidup yang bersih dari masalah.

Pemazmur mengawali tulisannya dengan bersaksi bahwa kebahagiaan yang sejati bukanlah dari apa yang saya sebutkan di atas. Kebahagiaan dan berkat Tuhan dialami oleh Pemazmur saat ia menyukai firman Tuhan dan mengolah itu dalam pikiran dan perasaannya. Itu berarti firman Tuhan bukan sekadar kita baca setiap hari.

Posisi berdiri, berjalan dan duduk yang dimaksud dalam ayat 1 adalah penyimbolan bagaimana setiap gerak gerik dan langkah kita, kita serahkan kepada Tuhan. Tidak ada satupun dari kesibukan kita dimana Tuhan tidak ada di dalamnya. Berbagai keputusan kita dan pilihan kita, merupakan keputusan dan pilihan yang dapat kita konsultasikan kepada Tuhan.

Lalu, apa alat ukur keberhasilan kita sebagai pengikut Kristus & keluarga Kristen? Kita berhasil saat kita dalam SEKOLAH KEHIDUPAN ini berhasil menjadi PELAKU FIRMAN sehingga menghasilkan BANYAK BUAH dalam keseharian kita: buah Roh, buah pengampunan, buah pelayanan, buah kepedulian…

Mari kita lanjutkan hidup dalam SEKOLAH KEHIDUPAN sampai Dia memanggil kita.

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...
  • Beroleh Kasih Karunia Allah
    Beroleh Kasih Karunia Allah
    Lukas 1:30
    ”Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” (Luk. 1:30). Demikian ujar malaikat saat menjumpai...