Sejenak Aku Menoleh

Mazmur 124

Belum ada komentar 99 Views

Sekiranya bukan TUHAN yang di pihak kita, ketika manusia bangkit melawan kita, pasti mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka bangkit terhadap kita. (Mazmur 124:2-3)

“Sejenak aku menoleh pada jalan yang t’lah kutempuh. Kasih Tuhan kuperoleh, membuatku tertegun. Jalan itu penuh liku, kadang-kadang tanpa t’rang. Tapi Tuhan membimbingku hingga aku tercengang. Kasih Tuhan membimbingku dan hatiku pun tenang.” Itulah syair lagu “Sejenak Aku Menoleh” dari PKJ 244. Lagu ini mengajak kita untuk merenungkan betapa luar biasanya kasih Tuhan dalam perjalanan hidup kita sampai saat ini. Ketika kita berhenti dan menoleh sejenak pada perjalanan hidup kita, kita akan melihat bahwa sepanjang jalan itu Tuhan membimbing dan menolong kita.

Pemazmur juga memiliki keyakinan iman yang sama ketika ia “menoleh sejenak” pada perjalanan hidup yang telah dilalui Bangsa Israel. la memulai mazmurnya dengan ajakan untuk mengakui penyertaan TUHAN sepanjang perjalanan hidup Bangsa Israel ketika ia berkata, “Sekiranya bukan TUHAN yang di pihak kita.” Jika bukan karena penyertaan TUHAN, umat tidak akan mampu bertahan menghadapi semua tantangan dan kesulitan. Kisah perjalanan hidup umat TUHAN adalah sebuah kisah yang penuh dengan kasih, penyertaan, dan pemeliharaan-Nya.

Mari kita berhenti sejenak dan menoleh pada perjalanan hidup yang telah kita tempuh. Di sana, kita pasti akan melihat dan menyadari kisah kasih setia Tuhan yang menyertai, memelihara, dan menguatkan di sepanjang kehidupan kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

DOA:
Tuhan, terima kasih untuk kehadiran-Mu dalam sepanjang kehidupan yang kami jalani. Ajar kami untuk tidak dikuasai kekhawatiran dalam memasuki hari esok. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 8:4-21; Mzm. 124; Ef. 5:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BAHAYA KEDENGKIAN
    Matius 27:11-54
    Ia sudah mengetahui bahwa mereka menyerahkan Yesus karena dengki. (Matius 27:18) Seorang sahabat membagikan kisah pilu. Ia dijatuhkan oleh...
  • Derita Bukan Akhir
    Markus 10:32-34
    “Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa lain, yang akan mengolok-olok, meludahi, mencambuk dan membunuh Dia, tetapi sesudah tiga hari...
  • Bergumul Dengan Tuhan
    Ayub 13:13-19
    Ketahuilah, aku menyiapkan perkaraku, aku yakin aku benar. (Ayub 13:18) “Siapakah aku? Apakah aku sanggup beperkara dengan Tuhan? Mengapa...
  • Tuhan yang Mengatur
    Mazmur 31:9-16
    Nasibku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh yang mengejar aku! (Mazmur 31:16) Kita tidak pernah dapat memuaskan...
  • Cakrawala Kebangkitan
    Matius 22:23-33
    “Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub? la bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.” (Matius 22:32)...