Sederhana Tetapi Menawan

Yakobus 2:17-26

Belum ada komentar 34 Views

Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak. 2:17)

Ia tampak sederhana, layaknya petani biasa. Namun, pribadi ini sosok yang luar biasa. Ia pendeta yang bertani. Meskipun tidak dididik dalam ilmu pertanian, namun ia bertani dengan baik. Malahan, ia mengajari warga jemaatnya bertani. Hal itu dipicu oleh keadaan, yakni warga jemaatnya harus makan dan sekolah.

Iman memang tidak cukup hanya dengan berdoa. Iman harus terimplementasi juga dalam kerja. Karena itu, Yakobus menulis bahwa iman yang tidak disertai perbuatan adalah iman yang mati. Iman harus mendorong orang bekerja. Bahkan, iman membuat orang berdaya di tengah situasi yang sulit dan pelik. Orang beriman tidak takut dengan kehilangan, seperti yang terjadi dalam kesaksian hidup Abraham. Juga, tidak takut dengan risiko seperti yang nyata dalam kisah hidup Rahab. Apa pun yang dilakukan selalu ada risiko. Namun, yang terpenting adalah melibatkan Allah di dalam setiap tindakan, dan yakin bahwa Allah akan melakukan bagian yang terbaik untuk orang yang percaya. Rancangan-Nya penuh damai-sejahtera.

Dengan keyakinan iman yang demikian, kita dapat terus berusaha sekecil dan sesederhana apa pun. Jangan menyerah pada situasi. Sahabat saya dalam cerita di atas membuktikan hal itu. Penduduk yang miskin, tanah yang gersang tidak membuat ia menyerah. Sebaliknya, ia berserah dan berusaha mengolah tanah gersang menjadi lahan pertanian. Ia berdoa dan bertani. Sederhana tetapi menawan, sebab menggerakkan umat. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Setiap karya yang dikerjakan dengan iman dan cinta akan berhasil dan menjadi karya inspiratif yang menggerakkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 19; Ams. 19:24-29; Yak. 2:17-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Rumah Doa
    Lukas 19:45-48
    Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun. (Luk. 19:46) Di sepanjang pelayanan-Nya,...
  • Jangan Keras Kepala
    “Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti...
  • Roh Di Dalammu Lebih Besar
    1 Yohanes 4:1-6
    Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu...
  • Menilai Zaman
    Matius 24:15-27
    “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Luk. 12:56)...
  • Jangan Terkecoh
    Matius 24:15-27
    “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya...