Sang Mempelai

Wahyu 19:1-9

Belum ada komentar 283 Views

“Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.” (Why. 19:7)

Dalam novelnya, Gustave Flaubert mengangkat karakter Madame Bovary sebagai seorang perempuan yang mempunyai pandangan yang romantis tentang dunia. Ia haus akan kecantikan, kekayaan, gairah, dan kehidupan kelas atas. Begitu jauh perbedaan yang ada antara idealisme romantis itu dan kenyataan kehidupan pedesaannya. Meskipun suaminya adalah orang yang sangat mencintainya, namun ia malah merendahkan dan menghina suaminya tersebut, yang baginya selalu tampak bodoh dan membosankan. Hal itu membuatnya jatuh dalam perselingkuhan dan utang yang terus bertambah banyak, yang akhirnya membuatnya putus asa.

Dalam hubungan suami istri, memang ada banyak faktor yang memungkinkan hubungan itu tetap sehat. Salah satunya adalah kesediaan untuk saling mengurbankan diri. Dalam banyak bagian Alkitab, hubungan Allah dengan umat sering memakai metafora pengantin atau suami istri. Begitu pun dengan bacaan Wahyu ini. Kristus adalah sang mempelai laki-laki dan umat adalah sang mempelai perempuan. Sebagai sang mempelai laki-laki, Kristus telah menyucikan umat dan membuat umat siap untuk menjadi mempelai-Nya melalui penderitaan dan kematian-Nya.

Sebagai umat Tuhan saat ini, kita pun dalam masa penantian akan kedatangan sang mempelai laki-laki. Karena itulah, kita pun perlu menyiapkan diri kita agar layak menjadi mempelai dari Sang Anak Domba. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Kristus mengurbankan diri agar kita bisa menjadi mempelai-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 28; Za. 11:4-17; Why. 19:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...