Sang Mempelai

Wahyu 19:1-9

Belum ada komentar 274 Views

“Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.” (Why. 19:7)

Dalam novelnya, Gustave Flaubert mengangkat karakter Madame Bovary sebagai seorang perempuan yang mempunyai pandangan yang romantis tentang dunia. Ia haus akan kecantikan, kekayaan, gairah, dan kehidupan kelas atas. Begitu jauh perbedaan yang ada antara idealisme romantis itu dan kenyataan kehidupan pedesaannya. Meskipun suaminya adalah orang yang sangat mencintainya, namun ia malah merendahkan dan menghina suaminya tersebut, yang baginya selalu tampak bodoh dan membosankan. Hal itu membuatnya jatuh dalam perselingkuhan dan utang yang terus bertambah banyak, yang akhirnya membuatnya putus asa.

Dalam hubungan suami istri, memang ada banyak faktor yang memungkinkan hubungan itu tetap sehat. Salah satunya adalah kesediaan untuk saling mengurbankan diri. Dalam banyak bagian Alkitab, hubungan Allah dengan umat sering memakai metafora pengantin atau suami istri. Begitu pun dengan bacaan Wahyu ini. Kristus adalah sang mempelai laki-laki dan umat adalah sang mempelai perempuan. Sebagai sang mempelai laki-laki, Kristus telah menyucikan umat dan membuat umat siap untuk menjadi mempelai-Nya melalui penderitaan dan kematian-Nya.

Sebagai umat Tuhan saat ini, kita pun dalam masa penantian akan kedatangan sang mempelai laki-laki. Karena itulah, kita pun perlu menyiapkan diri kita agar layak menjadi mempelai dari Sang Anak Domba. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Kristus mengurbankan diri agar kita bisa menjadi mempelai-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 28; Za. 11:4-17; Why. 19:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Penyesalan Yang Tulus
    Mazmur 106:1-6, 19-23
    Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik. (Mazmur 106:6) Ada ungkapan bahwa...
  • Bahaya Betah Dengan Kekuasaan
    Yohanes 11:45-57
    Mulai hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. (Yohanes 11:53) Kekuasaan—lebih tepatnya, persoalan kepada siapa kekuasaan untuk memimpin dipercayakan...
  • Jangan Salah Jalan
    Ulangan 5:22-6:3
    Segenap jalan yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup dan baik keadaanmu serta tinggal...
  • Setia Walau Dicemooh
    Mazmur 119:49-56
    Orang congkak mencemooh aku habis-habisan, tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu. (Mazmur 119:51) Rudi adalah salah satu dari sedikit...
  • Bukan Otomatis
    Matius 21:33-46
    Sebab itu, Aku berkata kepadamu bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari kamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang...