lemah

Sambutlah Yang Lemah

Ibrani. 11:29-12:2

Belum ada komentar 44 Views

Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau membenci saya. Singkat cerita, akhirnya Papa membuatkannya sansak kecil dari pasir dan ban bekas buat berlatih boxing.

Banyak orang tidak sadar menjadikan orang lain sansak. Alih-alih menolong yang lemah malah membully yang tak berdaya.

Tuhan tahu itu dan rupanya membuatkan sansak buat kita. Kristus mati di kayu salib menjadi yang seakan bersalah dan harus kena tinju kita. Untuk apa? Agar kini kita melangkah menyambut mereka yang lemah dan menolong yang terluka.

Seperti Kristus, hakim yang adil itu telah menerima, mengampuni dan memulihkan kita… Mari sambut mereka yang berbeda karena mereka berharga!

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • teladan
    Jadilah Teladan
    2 Tes. 3:6-13; Lk. 21:5-19
    Hidup mengikut Yesus, bukan sekedar hidup dengan menyandang nama Kristus, tetapi hidup Yesus itu sendiri harus nampak melalui hidup...
  • kebangkitan
    Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan
    Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa...
  • putih salju
    Ketika Kita Menjadi Putih Seperti Salju
    Yesaya 1:10-18
    Resiko punya mobil warna putih, ya harus sering-sering dicuci. Apalagi di musim hujan. Warna putih membuat kotor sedikit langsung...
  • Engkau Menabur, Engkau Menuai
    Lukas 18 : 9 - 14
    Dari perumpamaan yang Yesus sampaikan mengenai orang Farisi dan Pemungut Cukai, kita dapat melihat bagaimana tindakan dan sikap batin...
  • Belalah Hakku!
    Hak dan kewajiban selalu menjadi satu rangkaian tak terpisahkan. Katakanlah anak memiliki hak untuk dididik dengan baik, pada saat...
Kegiatan