Sambutlah Kristus

Belum ada komentar 32 Views

Bulan Budaya dilakukan setiap 2 tahun sekali di GKI Pondok Indah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga jemaat diingatkan bahwa GKI hidup di tengah komunitas yang beragam di Indonesia, salah satunya beragam suku bangsa.

Tahun ini, keragaman yang diangkat bukanlah keragaman suku bangsa, tetapi lebih pada keragaman antar Generasi. Dari teori Generasi Graeme Codrington dan Sue Grant-Marshall, ada 5 Generasi manusia yang ada berdasarkan tahun kelahirannya.

Bagaimana 5 generasi ini bisa hidup bersama dengan harmonis tentu merupakan PR tersendiri bagi kita. Kolose mengingatkan kita bahwa Kristuslah alasan kita menyambut sesama. Dengan Kristus menyambut kita dan kita menyambut Kristus, kita belajar untuk meneruskan kasih itu kepada sesama.

Jadi,

  1. Sudahkah kita mengenakan manusia baru bersama Kristus yang sudah menyambut kita?
  2. Sudahkah kita tersenyum kepada sesama hari ini dengan hati yang siap menyambut mereka?

#All are welcome: Kita berbeda, kita berharga
Riajos19

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan