SAKSI KEADILAN

Mazmur 40:2-12

Belum ada komentar 58 Views

Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN. (Mzm. 40:10)

Keadilan adalah nilai dan prinsip penting dalam relasi. Kata Gusdur, “Tanpa keadilan tidak akan ada perdamaian.” Keadilan harus dimulai dari pikiran, dan diterapkan dalam lingkungan terkecil bernama keluarga. Orangtua harus mengajar dan mempraktikannya kepada anak-anak. Demikian juga dalam kehidupan jemaat.

Mazmur yang dibaca hari ini memperlihatkan kepada pembaca betapa pentingnya keadilan di mata Allah. Karena itu, dalam teks ini pemazmur seperti sedang melapor kepada Tuhan bahwa ia telah dan akan terus mengupayakan keadilan. Pemazmur di sini adalah Daud, raja Israel. Posisinya penting, dan ia memang bertugas untuk memenuhi rasa keadilan bagi rakyatnya. Itu sebabnya Daud pun merasa wajib mengajarkan atau mengabarkan keadilan itu bagi rakyatnya. Tentu, mengabarkan di sini bukan hanya melalui kata, melainkan dengan laku. Doa syukur Daud ini menjadi semacam laporan pertanggungjawaban Daud kepada Tuhan. Tuhan itu adil, dan Ia pun menghendaki setiap pemimpin dan manusia berlaku adil.

Orangtua adalah pemimpin di dalam keluarga. Orangtua wajib mengajarkan dan memperlihatkan sikap yang adil. Bahkan, gereja dan orang percaya diutus untuk menjadi saksi-saksi keadilan Allah. Karena itu, memperjuangkan keadilan dalam konteks ketidakadilan masyarakat adalah panggilan kudus orang beriman. Kita melakukan hal tersebut karena itu adalah wujud misi Allah. Allah akan meminta pertanggungjawaban kita. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Allah mendamba setiap insan ciptaan-Nya merasakan syalom dalam relasi antar sesama, dan keadilan adalah bagian yang utuh dari syalom Allah.

Ayat Pendukung: Mzm. 40:2-12; 1Raj. 19:19-21; Luk. 5:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...