Saksi Iman

Ibrani 11:17-22

Belum ada komentar 57 Views

Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22)

Kita mungkin sudah akrab dengan kisah Bunda Teresa yang berkarya di Kolkata, di tengah orang-orang miskin. Kita pun mungkin sudah familier dengan kisah heroik dari Martin Luther King di Amerika Serikat dan Nelson Mandela di Afrika Selatan. Mereka ini adalah saksi-saksi iman. Mereka sudah tiada, tetapi tetap dikenang.

Mundur ke belakang, di Alkitab pun kita menemukan nama- nama besar seperti Abraham, Ishak, Yakub maupun Yusuf. Nama yang terakhir ini, harus menanggung iri hati dan kebencian saudara-saudaranya. Ia dijual, tetapi jalan derita itu justru yang membesarkan Yusuf. Kedekatannya dengan Allah membuat ia mampu melihat kepahitan sebagai proses di mana Allah sedang mematangkan dan membesarkannya. Bahkan, iman itu memampukan dia untuk membaca tanda-tanda zaman. Karena itu, sebelum mati, Yusuf sudah menyampaikan bahwa kelak Israel akan keluar dari Mesir. Itu berarti, ia sudah menyaksikan kabar pembebasan sebelum Israel tertindas, sehingga Israel perlu berjaga dan hidup dengan iman. Allah ada sebagai Sang Pembebas.

Dari orang-orang seperti Bunda Teresa sampai Yusuf, kita belajar mengenai hidup yang digerakkan oleh iman dan belas kasih. Iman dan belas kasih itu lahir dari kedekatan mereka dengan Allah. Sehingga, mereka mampu melihat tantangan sebagai peluang, kesulitan sebagai proses pendewasaan. Mereka tetap berbagi dan mengampuni, walaupun berada dalam situasi sulit. Mereka adalah saksi iman, dan tentu saja, kita pun bisa. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Tak perlu sehebat Bunda Teresa atau setangguh dan sevisioner Yusuf. Kita pun bisa menjadi saksi iman sekuat kita, asal dekat dengan-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 19; Ams. 15:1-17; Ibr. 11:17-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...