SAHABAT DUNIA

Yakobus 4:4-10

Belum ada komentar 106 Views

Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? (Yak. 4:4).

Makna “persahabatan” menunjukkan relasi yang akrab, saling terbuka, dan saling mempengaruhi. Namun, bagaimana apabila seseorang bersahabat dengan dunia? la akan membuka diri seluas-luasnya dengan nilai-nilai dunia. Nilai-nilai dunia tersebut diakrabi dan dijadikan pedoman serta inspirasi utama dalam kehidupannya.

Karakteristik nilai-nilai dunia dijiwai oleh semangat untuk menundukkan, mengalahkan, dan menguasai. la ingin berada di tempat yang teratas dengan cara merendahkan atau mengalahkan orang lain. Karena itu, tidak mengherankan orang-orang yang bersahabat dengan dunia tidak mampu menghargai orang lain. Mereka sering terlibat konflik. Memusuhi orang-orang yang tidak sependapat, seajaran, dan seagama. Mereka menghalalkan semua cara untuk mencapai tujuan. Salah satunya adalah menyebarkan fitnah (Yak. 4:11).

Umat percaya tidak bebas dari pengaruh kuasa dunia. Karena itu, kita semua membutuhkan Roh Kudus untuk menerangi kesesatan dalam batin yang terdalam. Akar dosa kesombongan dan ambisi untuk menguasai perlu dipatahkan. Kita semua membutuhkan pengudusan oleh darah Kristus. Orientasi persahabatan dengan dunia perlu diubah menjadi persahabatan dengan Allah. Sebab relasi persahabatan akan menentukan dasar, arah, dan tujuan hidup kita. Realitas dunia tidak bisa kita hindari atau elakkan. Namun, kita bisa mengkritisi, menyeleksi, memilih, dan memilah nilai-nilai dunia dalam terang firman Tuhan. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Bapa Surgawi, berilah Roh Kudus-Mu agar kami mampu mengkritisi nilai-nilai dunia yang sering memesona, tetapi menghancurkan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 23; Yes. 22:8b-14; Yak. 4:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...