SABAR!

Ibrani 6:13-20

Belum ada komentar 89 Views

Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya. (Ibr. 6:15)

Masa kampanye pemilu adalah masa parade janji. Pada masa itu, para politikus menjanjikan berbagai hal kepada masyarakat. Masyarakat yang kritis, tentu mencatat atau mengingat janji- janji tersebut, dan menantikan pemenuhannya. Sebagian politisi ada yang memenuhi janjinya, namun ada juga yang tidak. Ada masyarakat yang sabar menantikan dipenuhinya janji tersebut, namun ada juga yang tidak.

Berbeda dengan para politikus yang kadang mengingkari janji, Allah, ketika Ia berjanji pasti akan menepati. Lalu, sikap seperti apa yang harus dimiliki dalam menantikan janji Allah? Bersabar. Sikap itu jugalah yang dimiliki dan ditunjukkan oleh Abraham ketika menantikan janji Allah. Demikian dikatakan penulis surat Ibrani. Oleh karena kesabarannya dan kesediaannya untuk berproses dalam penantian itu, Abraham akhirnya, menerima janji Allah. Sikap dan tindakan Abraham ini dikenal sebagai pengharapan. Pengharapan ini timbul karena keyakinan bahwa Allah akan menggenapi janji-Nya.

Hal yang sama berlaku bagi kita. Kita bersabar dalam menantikan hasil pekerjaan atau pelayanan yang kita lakukan. Kita bersabar menjalani prosesnya, betapapun sulitnya, dan memercayai bahwa Allah setia menyertai dan menolong kita dalam proses itu. Dalam keyakinan dan pengharapan akan pertolongan Allah, kita terus berusaha dan berjuang hingga kita menerima hasil; kita bertekun dan bersabar hingga akhir. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, tolonglah kami untuk tekun berpengharapan dan bersabar dalam menantikan janji-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 75; Ayb. 41:1-11; Ibr. 6:13-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...