SABAR!

Ibrani 6:13-20

Belum ada komentar 85 Views

Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya. (Ibr. 6:15)

Masa kampanye pemilu adalah masa parade janji. Pada masa itu, para politikus menjanjikan berbagai hal kepada masyarakat. Masyarakat yang kritis, tentu mencatat atau mengingat janji- janji tersebut, dan menantikan pemenuhannya. Sebagian politisi ada yang memenuhi janjinya, namun ada juga yang tidak. Ada masyarakat yang sabar menantikan dipenuhinya janji tersebut, namun ada juga yang tidak.

Berbeda dengan para politikus yang kadang mengingkari janji, Allah, ketika Ia berjanji pasti akan menepati. Lalu, sikap seperti apa yang harus dimiliki dalam menantikan janji Allah? Bersabar. Sikap itu jugalah yang dimiliki dan ditunjukkan oleh Abraham ketika menantikan janji Allah. Demikian dikatakan penulis surat Ibrani. Oleh karena kesabarannya dan kesediaannya untuk berproses dalam penantian itu, Abraham akhirnya, menerima janji Allah. Sikap dan tindakan Abraham ini dikenal sebagai pengharapan. Pengharapan ini timbul karena keyakinan bahwa Allah akan menggenapi janji-Nya.

Hal yang sama berlaku bagi kita. Kita bersabar dalam menantikan hasil pekerjaan atau pelayanan yang kita lakukan. Kita bersabar menjalani prosesnya, betapapun sulitnya, dan memercayai bahwa Allah setia menyertai dan menolong kita dalam proses itu. Dalam keyakinan dan pengharapan akan pertolongan Allah, kita terus berusaha dan berjuang hingga kita menerima hasil; kita bertekun dan bersabar hingga akhir. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, tolonglah kami untuk tekun berpengharapan dan bersabar dalam menantikan janji-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 75; Ayb. 41:1-11; Ibr. 6:13-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...