Saatnya Membuka Kerudung

Keluaran 34:29-35

Belum ada komentar 51 Views

Minggu ini adalah minggu transfigurasi. Minggu Transfigurasi merujuk pada peristiwa Yesus dimuliakan di atas gunung saat bertemu dengan Musa dan Elia. Kata Transfigurasi itu sendiri berarti berubah rupa, metamorphosis. Peristiwa ini dicatat oleh Lukas bagaimana Yesus berubah rupa dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau (Luk.9:29). Kemudian tampaklah Musa dan Elia yang berbicara dengan Yesus. Pembicaraan mereka tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem (ayat 31).

Peristiwa ini dekat dengan perjalanan Yesus yang semakin dekat dengan Yerusalem dan itu artinya semakin dekat dengan penderitaan dan kematian. Misi karya keselamatan-Nya akan digenapi lewat jalan salib. Kemuliaan yang akan diraih Yesus bukan lewat elukan dan sorak sorai namun lewat jalan sepi dalam penderitaan dan kematian. Peristiwa Transfigurasi menegaskan sekali lagi siapakah Yesus yaitu Anak yang Allah pilih untuk mengerjakan misi Bapa. Nampaknya hal ini berbeda dengan pemahaman Petrus sehingga ia menawarkan untuk mempertahankan peristiwa pemuliaan itu lebih lama. Peristiwa perubahan rupa juga terjadi di Keluaran 34:29-35 pada saat Musa turun dari gunung Sinai dengan membawa kedua loh hukum Allah. Setelah Musa berbicara dengan umat, ia menggunakan selubung dan menanggalkannya pada saat bicara pada Allah. Perjumpaan Musa dengan Allah memberikan pengertian dan pemahaman bagaimana seharusnya umat hidup yaitu melakukan perintah Allah.

Membuka kerudung sehingga tidak ada lagi yang menghalangi. Semua nampak menjadi jelas dilihat. Sesungguhnya demikianlah hidup umat Allah. Umat menerima pengertian dan pemahaman apa yang dikehendaki Allah. Karya keselamatan Allah nampak dinyatakan dalam hidup ini. Dengan demikian usaha untuk menghidupi kehendak Allah akan membawa perubahan di dalam hidup kita yang terlihat dan dirasakan. Tentu memperlihatkan di sini tidak diartikan dipamerkan namun suatu akibat dari upaya yang diperjuangkan. Tidak ada lagi selubung, kehendak Tuhan nyata diwujudkan dalam kehidupan. Karya keselamatan itu jelas diberitakan Yesus lewat hidup, kematian, dan kebangkitan-Nya. Karya keselamatan itu juga harus dengan jelas diberitakan dan diwujudkan dalam kehidupan masa kini.

Dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...