Rubuhnya Tembok Pemisah

Efesus 2:11-22

Belum ada komentar 148 Views

Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan …. (Ef. 2:14)

Tembok yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur runtuh pada 9 November 1989, 5 hari setelah setengah juta orang berkumpul melakukan protes massal di Berlin Timur. Orang-orang memanjat tembok di gerbang Bradenburg Berlin, membobol tembok dengan palu dan beliung. Ribuan orang melintas ke Jerman Barat sambil menangis haru merayakannya. Tembok Berlin menjadi simbol perang dingin antara Blok Barat, yang digawangi Amerika Serikat, dan Blok Timur, di bawah komando Uni Soviet. Setelah tembok diruntuhkan, Jerman bersatu kembali pada 3 Oktober 1990. Kesadaran mereka yang lama dipisahkan karena ideologi terus menggedor-gedor, dan diwujudkan lewat tindakan memperjuangkan perdamaian dari perseteruan.

Perseteruan acapkali terjadi karena sekelompok pihak dengan ideologi tertentu menganggap diri lebih benar dari kelompok yang berbeda ideologi dengannya. Melalui Efesus 2:11-22, kita dapat melihat pergulatan yang dialami orang-orang bukan Yahudi yang kerap disebut golongan tak bersunat oleh golongan yang bersunat. Namun, Allah di dalam Yesus Kristus memperdamaikan perseteruan itu.

Kristus yang memberi diri dan berkorban telah merubuhkan tembok ideologi yang memisahkan dan memperdamaikan kedua golongan yang menganggap diri lebih suci dari golongan lainnya. Kedua golongan yang berseteru itu menerima karunia damai sejahtera, dan melenyapkan perseteruan pada salib Kristus. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, tolong kami agar tidak membangun tembok pemisah antara kami dengan sesama. Amin.

Ayat Pendukung: Luk. 1:46b-55; Mi. 4:1-5; Ef. 2:11-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...