roh kudus

Roh Kudus dan Yesus Kristus: Dua Tangan Allah

1 Korintus 12:3-13

Belum ada komentar 305 Views

Hari Pentakosta menjadi saat yang baik untuk mengoreksi kesalahpahaman kita selama ini bahwa karya Roh Kudus tidaklah terpisah dari karya Kristus, sebagaimana kedua Pribadi ilahi ini tidak pernah terpisah satu dengan yang lain. Di mana ada Kristus di sana ada Roh, demikian sebaliknya. Roh Kudus adalah Roh Kristus sendiri. Roh Kudus menuntun manusia pada Kristus, sebagaimana Kristus hadir di semua ruang dan waktu melalui kuasa Roh Kudus. Keduanya, Kristus dan Roh, menurut penuturan seorang bapa gereja bernama Irenaeus, adalah “dua tangan” Sang Bapa, yang secara bersama-sama mencipta, menyelamatkan, dan memperbarui semesta. Persekutuan Trinitas ilahi selalu menampilkan sekaligus kesatuan dan kemajemukan.

Di dalam bacaan kita minggu ini (1Kor. 12:3-13), kemajemukan dan kesatuan ilahi tersebut ditampilkan secara indah. Ayat 4-6 menampilkan pola yang sama, namun dengan tiga cara berbeda:

Ay. 4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
Ay. 5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
Ay. 6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu …

Kemajemukan yang kita jumpai di dalam gereja dan bahkan dunia harus dilihat dalam perspektif Allah Tritunggal ini. Di satu sisi terdapat “hukum Tiga” (the law of Three). Sebagaimana Allah adalah tiga Pribadi yang majemuk, maka kita bisa menghayati kemajemukan di dalam masyarakat dan semesta. Namun, pada saat bersamaan, kemajemukan itu dibalut di dalam “hukum Satu” (the law of One). Semua yang majemuk itu dipersatukan di dalam kesatuan hakikat Allah Trinitas.

Pasca-Pentakosta, Gereja terpanggil untuk memakai lensa “the law of One” dan “the law of Three” itu dalam memaknai hidup bersama, di dalam gereja maupun seluas semesta. Kita diundang untuk menghargai perbedaan dan mengusahakan kesatuan—diversity and unity. Dengan cara itu, kita terhindar dari “hukum Dua” (the law of Two) yang selalu berpikir biner dan oposisi—terang vs. gelap, benar vs. salah, saleh vs. kafir, dan seterusnya. Selamat merayakan kebaikan Allah yang memberi keselamatan di dalam Kristus melalui kuasa Roh Kudus.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan