Roh Allah Memimpin Kepada Hidup

Roma 8:1-11

Belum ada komentar 1276 Views

… jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia … akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu ….(Rm. 8:11)

Pernah mendengar ungkapan “Manusia adalah tempatnya salah dan khilaf”? Ungkapan ini mau mengatakan bahwa manusia dalam kerapuhannya tidak bebas dari kesalahan. Menyadari bahwa manusia mudah melakukan kesalahan adalah penting. Hal itu menjadi pengingat agar kita berhati-hati dalam menjalani hidup. Pada saat yang sama, manusia pun bergumul bagaimana dapat luput dari konsekuensi (hukuman), akibat kesalahan yang ia perbuat. Ketidakpastian akan hal ini, bisa jadi dapat menimbulkan keputusasaan. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Pergumulan ini dijawab oleh rasul Paulus. Ia mengatakan bahwa benar, setiap orang telah jatuh ke dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah (3:23). Konsekuensinya adalah maut. Tetapi, syukur kepada Allah. Ia telah menyelamatkan kita melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Segala hukuman yang seharusnya kita tanggung, Ia tanggungkan kepada Yesus Kristus (8:3). Hukuman dosa yang harus kita terima, ditanggung dan dibayar lunas oleh Yesus Kristus. Kita beroleh kasih karunia Allah. Kita tidak mengalami penghukuman karena Kristus telah berkorban bagi kita.

Pengorbanan Kristus menebus kita, menjadikan kita orang- orang merdeka. Kita bukan lagi hamba dosa; tidak lagi tunduk pada kemauan dosa. Sekarang kita menjadi milik Kristus; hamba Kristus. Sebagai milik Kristus, kita hidup bagi Kristus; kita memberi hidup dipimpin dan dikuasai oleh Roh Allah. Dalam kuasa dan pimpinan Roh Allah, kita mengalami dan menjalani kehidupan yang baru, yakni hidup yang seturut kehendak Allah. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Mampukanlah kami untuk mensyukuri dan menjalani hidup yang Engkau selamatkan ya, Allah. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 26; Ayb. 4:1-21; Rm. 8:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...