Robohkan Tembok

Efesus 2:11-22

Belum ada komentar 106 Views

Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan …. (Ef. 2:14)

Pada 9 November 1989, setelah selama 28 tahun berdiri, tembok Berlin yang memisahkan masyarakat Jerman Barat dan Timur diruntuhkan. Kegembiraan melanda bukan saja masyarakat Jerman, melainkan juga seluruh dunia.

Orang Kristen di Efesus pernah mengalami situasi yang mirip dengan masyarakat Jerman. Sebagai orang Kristen, mereka dipinggirkan oleh orang Yahudi. Mereka dianggap hidup di luar kasih karunia Allah, tidak diakui dalam kewargaan Israel, tanpa pengharapan. Pendeknya, hidup dalam ketakutan bukan saja secara keimanan, melainkan juga secara fisik. Ada tembok pemisah yang tak dapat diseberangi dari kedua belah pihak. Syukur pada Allah yang melalui Yesus sudah merobohkan tembok pemisah itu. Yesus mempersatukan kedua pihak, tak ada lagi perseteruan. Melalui Yesus, seluruh perbedaan yang ada dijembatani, bukan ditiadakan. Semua pihak diterima sebagai sesama warga Kerajaan Allah. Hanya karena berbeda cara tak berarti saling meniadakan. Di dalam Yesus, semuanya didamaikan sebagai satu tubuh yang saling menguatkan sebagai tempat Allah bersemayam.

Perbedaan dalam seluruh kehidupan di semesta ini adalah keniscayaan. Tak ada apa pun yang dapat atau boleh meniadakan perbedaan. Yang harus dilakukan adalah menerima perbedaan sebagai kekayaan serta menggunakan perbedaan itu untuk kebaikan sebanyak mungkin orang. Perbedaan adalah kesempatan untuk menikmati berbagai pilihan dalam hidup. Perbedaan menjadikan hidup lebih semarak. [Jan Calvin Pindo, S. Th]

REFLEKSI:
Membangun jembatan, bukan tembok pemisah

Ayat Pendukung: Mzm. 95; Kel. 16:9-21; Ef. 2:11-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...