RISIKO

1 Korintus 1:18-31

Belum ada komentar 204 Views

Karena itu seperti ada tertulis: “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (1Kor. 1:31)

Kita telah diingatkan bahwa menjadi orang Kristen yang sudah menerima anugerah keselamatan di dalam Yesus dan dipercaya untuk menjadi pemberita kabar baik adalah hal yang sungguh luar biasa. Saat yang sama, ada risiko yang harus siap untuk ditanggung oleh setiap orang Kristen yaitu memikul salib.

Memikul salib berarti bersedia untuk menanggung risiko: ditolak, tidak dipercaya orang lain, dianggap sebagai kebodohan, dipandang hina, dimusuhi bahkan disiksa sampai dibunuh. Dalam kesadaran itulah penulis Surat Korintus mengingatkan para pembacanya saat itu, dan tentu saja bagi para pembaca saat ini, agar sungguh-sungguh memahami panggilannya. Salib tidak pernah dapat dipakai sebagai simbol kemegahan. Sebaliknya, salib adalah simbol semua kerendahan. Hal ini tentu saja tidak mudah sebab bertentangan dengan prinsip yang dikedepankan oleh dunia pada umumnya yaitu kemegahan. Banyak orang berjuang untuk dapat memiliki berbagai kemegahan dalam hidup. Tidak heran bahwa ada orang-orang yang bersedia untuk melakukan apa saja demi meraih kemegahan itu. Namun, tidak demikian halnya dengan orang Kristen.

Penggunaan salib sebagai simbol keselamatan dari Yesus bagi umat bukanlah hal yang kebetulan. Itu semua untuk mengingatkan bahwa keselamatan adalah anugerah. Karena itu, tak ada satu pun manusia yang dapat memegahkan dirinya. Satu-satunya kesempatan memegahkan diri hanya di dalam Tuhan. Ini risikonya. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih karena Engkau mengingatkan kami untuk tetap rendah hati dalam menerima anugerah keselamatan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 59; 2Raj. 9:1-13; 1Kor. 1:18-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...