RISIKO

1 Korintus 1:18-31

Belum ada komentar 205 Views

Karena itu seperti ada tertulis: “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (1Kor. 1:31)

Kita telah diingatkan bahwa menjadi orang Kristen yang sudah menerima anugerah keselamatan di dalam Yesus dan dipercaya untuk menjadi pemberita kabar baik adalah hal yang sungguh luar biasa. Saat yang sama, ada risiko yang harus siap untuk ditanggung oleh setiap orang Kristen yaitu memikul salib.

Memikul salib berarti bersedia untuk menanggung risiko: ditolak, tidak dipercaya orang lain, dianggap sebagai kebodohan, dipandang hina, dimusuhi bahkan disiksa sampai dibunuh. Dalam kesadaran itulah penulis Surat Korintus mengingatkan para pembacanya saat itu, dan tentu saja bagi para pembaca saat ini, agar sungguh-sungguh memahami panggilannya. Salib tidak pernah dapat dipakai sebagai simbol kemegahan. Sebaliknya, salib adalah simbol semua kerendahan. Hal ini tentu saja tidak mudah sebab bertentangan dengan prinsip yang dikedepankan oleh dunia pada umumnya yaitu kemegahan. Banyak orang berjuang untuk dapat memiliki berbagai kemegahan dalam hidup. Tidak heran bahwa ada orang-orang yang bersedia untuk melakukan apa saja demi meraih kemegahan itu. Namun, tidak demikian halnya dengan orang Kristen.

Penggunaan salib sebagai simbol keselamatan dari Yesus bagi umat bukanlah hal yang kebetulan. Itu semua untuk mengingatkan bahwa keselamatan adalah anugerah. Karena itu, tak ada satu pun manusia yang dapat memegahkan dirinya. Satu-satunya kesempatan memegahkan diri hanya di dalam Tuhan. Ini risikonya. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih karena Engkau mengingatkan kami untuk tetap rendah hati dalam menerima anugerah keselamatan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 59; 2Raj. 9:1-13; 1Kor. 1:18-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...