RISIKO

1 Korintus 1:18-31

Belum ada komentar 202 Views

Karena itu seperti ada tertulis: “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” (1Kor. 1:31)

Kita telah diingatkan bahwa menjadi orang Kristen yang sudah menerima anugerah keselamatan di dalam Yesus dan dipercaya untuk menjadi pemberita kabar baik adalah hal yang sungguh luar biasa. Saat yang sama, ada risiko yang harus siap untuk ditanggung oleh setiap orang Kristen yaitu memikul salib.

Memikul salib berarti bersedia untuk menanggung risiko: ditolak, tidak dipercaya orang lain, dianggap sebagai kebodohan, dipandang hina, dimusuhi bahkan disiksa sampai dibunuh. Dalam kesadaran itulah penulis Surat Korintus mengingatkan para pembacanya saat itu, dan tentu saja bagi para pembaca saat ini, agar sungguh-sungguh memahami panggilannya. Salib tidak pernah dapat dipakai sebagai simbol kemegahan. Sebaliknya, salib adalah simbol semua kerendahan. Hal ini tentu saja tidak mudah sebab bertentangan dengan prinsip yang dikedepankan oleh dunia pada umumnya yaitu kemegahan. Banyak orang berjuang untuk dapat memiliki berbagai kemegahan dalam hidup. Tidak heran bahwa ada orang-orang yang bersedia untuk melakukan apa saja demi meraih kemegahan itu. Namun, tidak demikian halnya dengan orang Kristen.

Penggunaan salib sebagai simbol keselamatan dari Yesus bagi umat bukanlah hal yang kebetulan. Itu semua untuk mengingatkan bahwa keselamatan adalah anugerah. Karena itu, tak ada satu pun manusia yang dapat memegahkan dirinya. Satu-satunya kesempatan memegahkan diri hanya di dalam Tuhan. Ini risikonya. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih karena Engkau mengingatkan kami untuk tetap rendah hati dalam menerima anugerah keselamatan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 59; 2Raj. 9:1-13; 1Kor. 1:18-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...