Resiliensi

Adventus 2019, Hari Kelima Belas

Belum ada komentar 14 Views

“Unless your faith is firm, I cannot make you stand firm.” (Isa. 7:9b; NLT)

Apa yang kita alami sesungguhnya lebih menyangkut soal bagaimana menghidupi dan melakoni iman itu di dalam kehidupan nyata. Dan kehidupan nyata telah hadir ke dalam hidup kita sebagai sebuah paket lengkap: kegembiraan dan kepedihan, berkat dan persoalan, tawa dan tangis. Itu sebabnya, “fides quaerens resiliendum” (iman mengusahakan ketahanan) sesungguhnya akan lebih berbicara lantang bagi banyak orang yang bersusah-payah menghidupi imannya di tengah terpaan angin kencang kehidupan. Dan mungkin satu dari banyak orang itu adalah Anda! (Labirin Kehidupan 2, Bab 17: Resiliensi)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventus2019hariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan Adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Dari Jemaat Troas
    Kisah Para Rasul 20:7-12
    Karena Paulus amat lama berbicara, orang muda itu tidak dapat menahan kantuknya. (Kis. 20:9) Mengeluh. Tidak terkecuali dalam ibadah...
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
Kegiatan