Resiliensi

Adventus 2019, Hari Kelima Belas

Belum ada komentar 178 Views

“Unless your faith is firm, I cannot make you stand firm.” (Isa. 7:9b; NLT)

Apa yang kita alami sesungguhnya lebih menyangkut soal bagaimana menghidupi dan melakoni iman itu di dalam kehidupan nyata. Dan kehidupan nyata telah hadir ke dalam hidup kita sebagai sebuah paket lengkap: kegembiraan dan kepedihan, berkat dan persoalan, tawa dan tangis. Itu sebabnya, “fides quaerens resiliendum” (iman mengusahakan ketahanan) sesungguhnya akan lebih berbicara lantang bagi banyak orang yang bersusah-payah menghidupi imannya di tengah terpaan angin kencang kehidupan. Dan mungkin satu dari banyak orang itu adalah Anda! (Labirin Kehidupan 2, Bab 17: Resiliensi)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventus2019hariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan Adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...
  • Kemelut Mengubah Tabiat
    Kejadian 44:1-34
    Sekarang, biarlah hambamu ini tinggal menjadi budak tuanku menggantikan anak itu. Namun, izinkanlah anak itu pulang bersama-sama saudara-saudaranya. (Kejadian...