Rendah Hati Dan Terus Memuji

Mazmur 22:26-32

Belum ada komentar 676 Views

Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya! (Mzm. 22:27)

Pernah mendengar atau melihat anak merengek pada orangtuanya? Umumnya, ketika menginginkan sesuatu, anak merengek dan menuntut agar keinginannya secepat mungkin dituruti. Lantas, pernahkah kita berpikir bahwa terkadang kita juga bersikap demikian ketika berdoa? “Tuhan, apa maksud dari masalahku ini?” Kita tidak sabar untuk mengetahui dan mengerti maksud Tuhan. Kita merengek dan menuntut Tuhan untuk segera menjawab segala permasalahan kita.

Sikap yang menarik ditunjukkan oleh Pemazmur. Ia mengatakan, “Orang yang mencari TUHAN akan memuji- muji Dia.” Pemazmur mencari Tuhan, tidak dengan memaksa atau menggerutu, tetapi dengan puji-pujian. Hal ini tentu dilandasi oleh sikap rendah hati, sikap pasrah dan percaya benar kepada janji Allah. Apakah Pemazmur tidak punya keinginan pribadi? Tentu punya! Namun, Pemazmur dengan rendah hati meyakini bahwa TUHAN akan memberikan yang terbaik kepadanya. Keyakinan itu yang membuat Pemazmur tidak merengek, melainkan memuji Tuhan.

Permasalahan hidup terkadang memang berat. Akan tetapi, kita perlu terus memiliki sikap rendah hati di hadapan Tuhan. Sikap yang berasal dari pengakuan bahwa Tuhanlah yang punya rencana atas hidup kita. Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus adalah bukti cinta-Nya pada kita. Biarlah hati kita bersukacita dan senantiasa memuji Yesus, Tuhan kita! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Sikap rendah hati melahirkan kepasrahan kepada Tuhan, serta membuat hati kita selalu memuliakan nama-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 22:26-32; Am. 9:7-15; Mrk. 4:30-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...