Rasa Haus

Belum ada komentar 25 Views

Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, sampai banyak keperluan hidup membutuhkan air. Misalkan saja untuk memasak, minum, mandi, mencuci dan banyak lagi. Terkhusus dengan rasa haus yang selalu menuntut kita mencari air untuk diminum. Tidak perlu berbicara untuk tidak minum 1 minggu, bahkan lupa minum segelas air putih sebelum tidur saja sering membuat kita terbangun kehausan di malam hari. Ada yang pernah begitu?

Alkitab seringkali menggunakan air sebagai contoh bahwa Allah adalah sumber kehidupan. Misalkan saja, “seperti rusa yang merindukan sungai”. Kata rindu seakan-akan menggambarkan kita memiliki keinginan yang besar untuk ada bersama dengan Tuhan. Dalam Mazmur 23 dikatakan “Ia membimbing aku ke air yang tenang, Ia menyegarkan jiwaku”. Sebuah tanda bahwa kehadiran dan penyertaan Tuhan di dalam hidup, bagaikan air yang menyegarkan dan terus memberikan semangat baru untuk dapat hidup.

Bagaimana dengan kehidupan kita sebagai orang kristen? Apakah kita rindu kepada-Nya? Apakah kita menanti-nanti penyegaran dari sang sumber hidup itu? Air boleh ada, tetapi tanpa rasa haus bahkan kita bisa menyepelekan segelas air. Kehidupan kristiani memerlukan rasa haus untuk tetap mencari dan merindukan Tuhan. Kehausan ini tidak hanya berbicara tentang ibadah setiap minggu, melainkan selayaknya keseharian kita. Bahwa kita terus membutuhkan, terus mencari, dan terus menantikan. Artinya bahwa ditengah keseharian kita, dalam perjalanan hidup ini, kita terus menjadikan Allah sebagai sumber kehidupan kita. Sehingga hidup kristiani tidak lagi menjadi parsial, melainkan kesatuan yang utuh bersama dengan seluruh bagian kehidupan ini.

-BSS-

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
  • Yang Terdahulu Dan Yang Terkemudian
    Yunus 3:10 ‐ 4:11. Mazmur 145: 1‐8. Filipi 1: 21‐30. Matius 20: 1‐16
    Siapakah orang jahat menurut kita? Para perampok, perusuh, pembunuh, koruptor, perusak alam, penyiksa binatang, dan pelaku kejahatan lainnya. Ya...
  • Mengampuni Norma Kerajaan Allah
    Kejadian 50: 15‐21. Mazmur 103: 8‐13. Roma 14: 1‐12. Matius 18: 21‐35
    Apakah pengampunan milik dan hak saya? Jika kita menjawab iya maka kita merasa menjadi orang yang paling berhak untuk...
Kegiatan