Rasa cukup

Rasa Cukup Dan Hidup Yang Kekal

Amos 6:1, 4-7; Mazmur 146; I Timotius 6: 6-19; Lukas 16: 19-31

Belum ada komentar 143 Views

Tidak ada yang menyangkal bahwa setiap manusia hanya memiliki kehidupan yang sementara di dunia ini, karena suatu ketika ia akan mati dan selanjutnya………? Ada yang berpendapat setelah kematian tidak ada apa-apa lagi, semuanya sudah selesai. Melalui bacaan ini kita diingatkan kembali, setelah kematian masih ada kehidupan yang kekal sebagai wujud dari keselamatan yang Tuhan anugerahkan kepada setiap orang yang percaya  kepada-Nya. Buah dari keselamatan yang Tuhan berikan itu seharusnya nampak dari kehidupan orang percaya yang berjuang terus menerus mengusahakan keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Kesadaran akan kehidupan yang kekal menuntun orang percaya untuk tidak lagi memfokuskan diri pada hal yang sia-sia yang sifatnya hanya sementara, melainkan memfokuskan diri pada kehidupan yang dikehendaki Tuhan. Dengan demikian ia akan menjalani kehidupan ini dengan tenang dan mengupayakan segala sesuatu untuk kemuliaan Tuhan, sekaligus juga mengajak orang lain untuk hidup kembali ke jalan Tuhan yang mengarah pada kehdupan yang kekal.

“Rasa cukup” mempunyai makna mencukupkan pada apa yang telah Tuhan berikan, sekaligus merupakan perwujudan syukur atas pemeliharaan Tuhan dalam kehidupan ini. Hal ini akan mengarahkan kita untuk memfokuskan diri bukan pada upaya memperkaya diri melainkan kerinduan untuk berbagi kepada orang lain sebagai wujud atau buah dari keselamatan yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Iman pada Kristus pada akhirnya menghasilkan perbuatan yang besar bagi Kristus, bukan perbuatan yang didorong oleh kedagingan untuk bisa mendapatkan penerimaan Allah, tapi perbuatan yang didorong oleh iman dalam sebuah kehidupan yang telah diserahkan sepenuhnya kepada Allah.

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan