Rasa cukup

Rasa Cukup Dan Hidup Yang Kekal

Amos 6:1, 4-7; Mazmur 146; I Timotius 6: 6-19; Lukas 16: 19-31

Belum ada komentar 94 Views

Tidak ada yang menyangkal bahwa setiap manusia hanya memiliki kehidupan yang sementara di dunia ini, karena suatu ketika ia akan mati dan selanjutnya………? Ada yang berpendapat setelah kematian tidak ada apa-apa lagi, semuanya sudah selesai. Melalui bacaan ini kita diingatkan kembali, setelah kematian masih ada kehidupan yang kekal sebagai wujud dari keselamatan yang Tuhan anugerahkan kepada setiap orang yang percaya  kepada-Nya. Buah dari keselamatan yang Tuhan berikan itu seharusnya nampak dari kehidupan orang percaya yang berjuang terus menerus mengusahakan keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Kesadaran akan kehidupan yang kekal menuntun orang percaya untuk tidak lagi memfokuskan diri pada hal yang sia-sia yang sifatnya hanya sementara, melainkan memfokuskan diri pada kehidupan yang dikehendaki Tuhan. Dengan demikian ia akan menjalani kehidupan ini dengan tenang dan mengupayakan segala sesuatu untuk kemuliaan Tuhan, sekaligus juga mengajak orang lain untuk hidup kembali ke jalan Tuhan yang mengarah pada kehdupan yang kekal.

“Rasa cukup” mempunyai makna mencukupkan pada apa yang telah Tuhan berikan, sekaligus merupakan perwujudan syukur atas pemeliharaan Tuhan dalam kehidupan ini. Hal ini akan mengarahkan kita untuk memfokuskan diri bukan pada upaya memperkaya diri melainkan kerinduan untuk berbagi kepada orang lain sebagai wujud atau buah dari keselamatan yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Iman pada Kristus pada akhirnya menghasilkan perbuatan yang besar bagi Kristus, bukan perbuatan yang didorong oleh kedagingan untuk bisa mendapatkan penerimaan Allah, tapi perbuatan yang didorong oleh iman dalam sebuah kehidupan yang telah diserahkan sepenuhnya kepada Allah.

(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • apakah
    Apakah yang Kamu Cari?
    Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:2-12;1 Korintus 1:1-9; Yohanes 1:29-42
    Injil Yohanes diawali dengan dua tema yang saling berkaitan: identitas Yesus dan makna dari pemuridan. “Lihatlah Anak domba Allah!”...
  • Cinta-Nya
  • Yesus Bukan Ancaman
    Matius 2:13-23
    Tema ini sangat menimbulkan kegelisahan. Kegelisan ini perlu untuk menumbuhkan iman. Mengapa ada orang yang menganggap Yesus ancaman? Siapa...
  • TAAT
    “Owww … Tidak berintegritas”, seru seorang kawan saat melihat seorang pengendara menerobos lampu merah. Ia kemudian berkata, “Punya SIM...
Kegiatan