RAKUS

1 Korintus 11:17-22

Belum ada komentar 39 Views

Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji. (1Kor. 11:19)

Diketahui bahwa babi merupakan binatang yang sangat rakus. Saking rakusnya, babi bahkan terkadang memakan kotorannya sendiri, demi memuaskan kebutuhan perutnya. Namun, kerakusan babi tampaknya tidak dapat dibandingkan dengan kerakusan manusia. Manusia tega “memakan” sesamanya demi kepuasan pribadi; manusia tega merusak alam demi keuntungan pribadinya. Kerakusan manusia yang tega membiarkan sesamanya menderita, dialami oleh jemaat Korintus dalam ritus perjamuan malam.

Perjamuan malam yang seharusnya sakral, berubah menjadi kekacauan. Persoalan inilah yang membuat Paulus melayangkan teguran kepada jemaat Korintus. Ritus perjamuan malam yang dilakukan oleh jemaat Korintus pada saat itu, telah menjadi ajang egosentrisme. Jemaat yang berkumpul, datang dengan membawa makanan dan memakannya sendiri sampai kenyang, sehingga banyak di antara mereka yang tidak mendapat bagian. Mereka yang tidak mendapat bagian adalah orang-orang miskin yang tidak sanggup membawa makanan. Kerakusan tampaknya telah membuat jemaat Korintus melupakan esensi dari perjamuan malam.

Tuhan Yesus sendirilah yang telah menetapkan perjamuan sebagai ritus yang membuat kita senantiasa mengingat akan penderitaan dan kematian-Nya. Sebagai peringatan akan penderitaan dan kematian Kristus, maka ritus perjamuan seharusnyalah menjadi momen kematian atas kepentingan pribadi dan egosentrisme kita. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Kematian Kristus yang diperingati dalam ritus perjamuan, sejatinya membawa kita pada kesadaran untuk berbagi hidup kepada sesama.

Ayat Pendukung: Mzm. 78:23-29; Kel. 12:33-42; 1Kor. 11:17-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...