RAKUS

1 Korintus 11:17-22

Belum ada komentar 40 Views

Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji. (1Kor. 11:19)

Diketahui bahwa babi merupakan binatang yang sangat rakus. Saking rakusnya, babi bahkan terkadang memakan kotorannya sendiri, demi memuaskan kebutuhan perutnya. Namun, kerakusan babi tampaknya tidak dapat dibandingkan dengan kerakusan manusia. Manusia tega “memakan” sesamanya demi kepuasan pribadi; manusia tega merusak alam demi keuntungan pribadinya. Kerakusan manusia yang tega membiarkan sesamanya menderita, dialami oleh jemaat Korintus dalam ritus perjamuan malam.

Perjamuan malam yang seharusnya sakral, berubah menjadi kekacauan. Persoalan inilah yang membuat Paulus melayangkan teguran kepada jemaat Korintus. Ritus perjamuan malam yang dilakukan oleh jemaat Korintus pada saat itu, telah menjadi ajang egosentrisme. Jemaat yang berkumpul, datang dengan membawa makanan dan memakannya sendiri sampai kenyang, sehingga banyak di antara mereka yang tidak mendapat bagian. Mereka yang tidak mendapat bagian adalah orang-orang miskin yang tidak sanggup membawa makanan. Kerakusan tampaknya telah membuat jemaat Korintus melupakan esensi dari perjamuan malam.

Tuhan Yesus sendirilah yang telah menetapkan perjamuan sebagai ritus yang membuat kita senantiasa mengingat akan penderitaan dan kematian-Nya. Sebagai peringatan akan penderitaan dan kematian Kristus, maka ritus perjamuan seharusnyalah menjadi momen kematian atas kepentingan pribadi dan egosentrisme kita. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Kematian Kristus yang diperingati dalam ritus perjamuan, sejatinya membawa kita pada kesadaran untuk berbagi hidup kepada sesama.

Ayat Pendukung: Mzm. 78:23-29; Kel. 12:33-42; 1Kor. 11:17-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...