Rajin Itu Menular!

Amsal 21:1-17

Belum ada komentar 32 Views

Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Ams. 21:5)

“Pak pendeta, gilakah tanam cabe banyak begitu, memangnya mau makan cabe?” komentar heran warga jemaat salah seorang sahabat pendeta, ketika ia mulai bertani cabe. Tetapi, ketika ia memanen cabe dan membeli mobil, warga jemaat pun berkata, “Ternyata kita bisa membeli mobil dengan menanam cabe ya!”

Orang rajin pasti menginspirasi. Sebab, rajin itu membuka pintu sukses dan banyak orang ingin meniti jalan sukses. Pengamsal bersabda, “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan.” Itu berarti, rajin saja belum cukup. Kerajinan harus disertai dengan perencanaan. Rencana yang cerdas akan membuat kerja keras menuai hasil maksimal. Sebaliknya, kerja yang tergesa-gesa, tanpa perencanaan, akan menuai kerugian atau kekurangan. Karena itu, dalam bekerja diperlukan perencanaan. Seorang pekerja perlu membuat tujuan, mengukur kapasitas, dan merancang proses atau tahapan mencapai tujuan. Dengan rencana yang matang dan kerja keras, niscaya harapan berbuah kenyataan.

Sahabat pendeta saya dapat membeli mobil dari bertanam cabe. Itu bisa terjadi karena dia sudah menghitung atau membuat perencanaan. Kerja keras berdasarkan perencanaan perlu dilakukan semua orang. Ketika kita tekun melakukan apa yang sudah kita rencanakan, maka hasil yang berlimpah bisa kita dapatkan. Bahkan, kerajinan dan cerita sukses kita akan menular. Warga jemaat dari kawan pendeta saya menjadi rajin bertani karena mereka tertular! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menularkan semangat kerja keras dan kerja cerdas, berarti membagi harapan yang sebetulnya dibutuhkan oleh setiap orang.

Ayat Pendukung: Mzm. 19; Ams. 21:1-17; Mat. 21:23-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tegar Di Tengah Pengkhianatan
    Yohanes 13:21-32
    Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus, “Sekarang Anak Manusia dimuliakan dan Allah dimuliakan di dalam Dia.” (Yohanes 13:31) “Rasa sakit...
  • Miliki dan Jadilah Terang
    Yohanes 12:20-36
    “Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” (Yohanes 12:36a) “Jadilah terang, jangan...
  • Membuat Wangi
    Yohanes 12:1-11
    Maria mengambil setengah liter minyak narwastu murni yang mahal sekaii, iaiu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya. Bau...
  • BAHAYA KEDENGKIAN
    Matius 27:11-54
    Ia sudah mengetahui bahwa mereka menyerahkan Yesus karena dengki. (Matius 27:18) Seorang sahabat membagikan kisah pilu. Ia dijatuhkan oleh...
  • Derita Bukan Akhir
    Markus 10:32-34
    “Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa lain, yang akan mengolok-olok, meludahi, mencambuk dan membunuh Dia, tetapi sesudah tiga hari...