RADIKALITAS DAMAI

Matius 5:21-37

Belum ada komentar 103 Views

“Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak.” (Mat. 5:37)

Kata radikal (Lat. radix = akar, dasar) telah mengalami dekadensi arti. Padahal, radikal tidak buruk. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan radikal: 1). Secara mendasar; 2). (Politik) amat keras menuntut perubahan; 3). Maju dalam berpikir atau bertindak. Praksis politik di Indonesia telah menyimpangkan arti radikal menjadi kekerasan berpikir dan bertindak. Padahal, ajaran Yesus pun radikal dan membawa damai. Radikalitas Yesus tidak merusak orang lain. Sebagaimana pengertiannya, radikal adalah sikap mendasar terhadap diri sendiri dalam menerapkan kebaikan dan perdamaian.

Radikalitas memahami hukum Taurat adalah melihat maksud hukum tersebut, bukan stop pada yang tertulis. Seseorang dihukum tidak menunggu sampai ia membunuh, tetapi sejak ia marah dan mengejek. Seseorang dihukum tidak menunggu sampai ia berzina, tetapi sejak ia mulai tertarik dan melirik. Kata Yesus, jangan tunggu- tunggu berdamai jika hati panas atau tergoda. “Hukumlah” mata dan tangan jika menyesatkan. Masyarakat hidup damai apabila semua orang menerapkan hukum menurut maksud dibuatnya hukum, bukan hanya yang tertulis. Sebab, tujuan firman adalah demi kedamaian.

Legalisme adalah tantangan hidup bagi orang Kristen agar tidak menyamakan firman Tuhan, Alkitab, laksana hukum. Bukan segala yang tertulis yang ditaati, melainkan memahami maksudnya sesuai konteks penulisannya. Menaati firman Tuhan sesuai konteksnya berarti menerapkannya secara radikal dan menciptakan damai. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Bimbinglah saya untuk memahami dan mempelajari firman-Mu secara benar. Amin.

Ayat Pendukung: Ul. 30:15-20; Mzm. 119:1-8; 1Kor. 3:1-9; Mat. 5:21-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...
  • Pemberontakan Versus Kasih Setia
    Keluaran 33:1-6
    “Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, … Kamu akan masuk ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu....