Pribadi Tohaga

Yosua 1:1-9

Belum ada komentar 81 Views

Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi. (Yos. 1:9)

Tohaga dalam bahasa Sunda berarti teguh, kokoh, kuat. Pribadi tohaga adalah pribadi yang kokoh, kuat, dan teguh, kendati hidupnya dihadang oleh masalah yang berat. Apa yang menjadi rahasia dari kekuatan dan keteguhan seorang pribadi yang tohaga? Mari kita belajar dari kisah Yosua bersama orang Israel.

Yosua ditugaskan menggantikan Musa untuk memimpin Israel masuk ke tanah Kanaan. Tugas ini tentu tidak mudah bagi seorang Yosua. Sosok yang digantikannya adalah pribadi yang sudah sangat lama memimpin Israel. Israel sendiri bukan tipikal orang-orang yang mudah dipimpin. Merujuk pada pengalaman tersebut, maka manusiawi kalau Yosua merasa kecil. Namun, TUHAN mengingatkan Yosua supaya tohaga. Jangan kecut, sebab sesungguhnya Dia sendiri yang berperan dalam karya pembebasan Israel. Dialah yang akan membawa Israel memasuki tanah Kanaan. TUHAN pun berjanji akan menyertai Yosua dalam perjalanan kepemimpinannya bersama Israel. Inilah rahasia kekuatan dan keteguhan Musa yang kini diberikan TUHAN kepada Yosua juga.

Sebagai manusia, saat diperhadapkan dengan masalah dan tantangan, terkadang kita merasa kecut. Namun, masalah dan tantangan itulah yang akan menguatkan dan membesarkan kita. Karena itu, kita mesti terus belajar menjadi tohaga dalam kasih dan penyertaan Tuhan. Mengandalkan kekuatan sendiri, kita tidak akan tohaga, tetapi bersama Tuhan kita bisa. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Pribadi tohaga kuat dalam penyerahan diri kepada Tuhan di tengah masalah, serta optimis dan teguh meraih visi yang diyakini.

Ayat Pendukung: Mzm. 72; Yos. 1:1-9; Ibr. 11:32-12:2
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...