Popok Bau Seorang Imam

Adventus 2019, Hari Keempat Belas

Belum ada komentar 9 Views

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. (1Ptr. 2:9)

Maka, nilai seorang imam yang mengkonsekrasi roti dan anggur menjadi tubuh, dan darah Kristus sama berharganya dengan nilai seorang bapak yang mengangkat popok bau dan basah dari bayinya dan menggantinya dengan yang baru. Di dalam kedua peristiwa itu, Kristus yang bangkit pada hari pertama—maksudnya, hari kedelapan—hadir dan memberikan senyum manis-Nya. (Labirin Kehidupan 2, Bab 16: Hari Kedelapan dan Keseharian)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventus2019hariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan Adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Perkataan Hampa
    Ulangan 32:44-47
    “Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah,...
  • Teladan Dalam Berbuat Baik
    Titus 2:7-8,11-15
    … dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu …. (Tit....
  • Nyanyian Kesaksian
    Ulangan 31:14-22
    Oleh sebab itu tuliskanlah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel, letakkanlah di dalam mulut mereka, supaya nyanyian ini...
  • Dalam Naungan Sayapmu
    Mazmur 63:1-8
    … sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai. (Mzm. 63:8) Sebuah video dari Viralhog ramai...
  • Keinginan Berkuasa
    Bilangan 12:1-9
    “Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?” (Bil. 12:8) Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844-1900) mengatakan bahwa keinginan paling kuat dalam...
Kegiatan