Persahabatan Lintas Usia

1 Timotius 4:11-16

Belum ada komentar 42 Views

Persahabatan membuat hidup jadi lebih berwarna. Kita bisa saling mengungkapkan perasaan, saling tahu pergumulan, juga bisa saling mendukung, mengapresiasi, saling mengingatkan, saling melengkapi, dan mengisi satu sama lain. Setuju?

Bacaan kali ini adalah sebuah pesan dari Paulus kepada sahabatnya yang begitu ia kasihi, Timotius. Mereka berelasi akrab dan begitu dekat di tengah perbedaan usia di antara mereka. Ketimbang gila hormat dan sombong karena merasa lebih tua dan lebih berpengalaman, Paulus justru menjadi kawan yang suportif bagi Timotius. Ia percaya pada Timotius. Ia terbuka tentang apa yang ia pikirkan dan rasakan, apresiatif, dan mendukung Timotius yang membantunya dalam pelayanan -seperti halnya dukungan Paulus yang bisa kita lihat dari bacaan Alkitab kita kali ini-. Demikianlah juga Timotius percaya pada Paulus, ia belajar dari Paulus dan menghargai kepercayaan, perhatian, dan dukungan yang diberikan dengan mengembangkan usaha terbaiknya dalam hidup maupun pelayanan. Relasi persahabatan lintas usia mereka membuat keduanya dapat saling memperlengkapi dan membangun, yang lalu ikut membawa pelayanan mereka ke dalam pertumbuhan yang baik.

Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang perbedaan usia menggoda kita untuk menjadi angkuh dan berjarak dalam berelasi. Yang tua bisa jadi merasa superior dan kurang memberi ruang serta mengapresiasi yang lebih muda, sementara yang muda merasa tidak dimengerti dan kehilangan ruang untuk eksplorasi. Tidak ada kepercayaan dan dorongan untuk membangun relasi persahabatan lintas usia. Jika hal itu kita biarkan hidup dalam diri dan relasi kita, tidak usah heran jika yang mungkin terjadi adalah kepahitan dan bahkan perpecahan; bukannya saling melengkapi yang menghasilkan pertumbuhan.

Lantas, sudahkah kita mengusahakan relasi persahabatan itu? Sudahkah kita cukup membuka diri untuk menjalin persahabatan tanpa memandang usia? Maukah kita terus mengusahakannya demi saling melengkapi dan saling membangun, baik dalam relasi kita dengan orang-orang di pelayanan maupun dengan orang-orang di sekitar kita?

(KTM)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bukan Sekadar Bertahan
    Roma 8:22-28
    Bagaimana pengalaman saudara selama dua tahun belakangan ini? Rasanya agak berat, ya? Pandemi memang membuat semua jadi berubah seketika,...
  • Dikepung Kasih Karunia
    2 Korintus 1:17-22
    Rasa-rasanya selama ini kita tidak pernah benar-benar bebas dan selalu dikepung oleh sesuatu. Dalam hidup ini, tak jarang rasanya...
  • Bersahabat dengan Allah di dunia
    Yakobus 4:1-10
    Sakit kepala bukanlah sebuah penyakit. Sakit kepala adalah sebuah gejala yang timbul dari penyakit sesungguhnya. Demikian juga dengan pertikaian,...
  • Yang Jauh dan Yang Dekat
    Ibrani 13:1-16
    Tak jarang media informasi memberitakan tindak kejahatan dilakukan dengan beragam cara nan kreatif. Tidak mengherankan pula jika stigma terhadap...