Perjumpaan Membuahkan Iman

2 Petrus 1:16-21

Belum ada komentar 388 Views

Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri …. (2Ptr. 1:20)

Setelah melayani ibadah pemuda di salah satu jemaat GKI, kami menikmati minum teh dan makan kue bersama. Dalam riuh rendah ngobrol bareng dengan para pemuda, saya mendengar beberapa orang berbincang mengenai sebagian orang Kristen yang cenderung memiliki motif beribadah dan aktif dalam pelayanan, yaitu agar mendapatkan upah yang lebih baik. Salah seorang dari pemuda itu pun berkata, “Wah, itu sih namanya teologi kemakmuran.”

Kecenderungan menafsir Alkitab menurut kehendak sendiri tidak hanya dilakukan oleh orang-orang pada zaman modern, melainkan sudah sejak lama. Hal itu disoroti 2 Petrus 1:20: “nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri.” Hal ini dikatakan rasul Petrus saat menghadapi orang-orang yang meragukan Kristus. Dalam kesaksiannya, yang dicatat dalam 2 Petrus 1:16-21, rasul Petrus memberi kesaksian yang benar, berangkat dari perjumpaan, dan menyaksikan bagaimana Kristus menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan” (ay. 17).

Ketika kita membaca Alkitab harus disertai dengan sikap yang mawas, agar tidak menafsir Alkitab menurut logika diri. Sebab, penafsiran menurut pandangan dan logika diri begitu terbatas. Karena itu, kita membuka diri pada peran Roh Kudus untuk mengajar kita. Kita membuka diri pada perjumpaan dengan Tuhan dalam hidup kita. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, tolong agar kami menyadari Engkau selalu hadir dalam setiap peristiwa sehingga iman kami bertumbuh. Amin.

Ayat Pendukung: Luk. 1:46b-55; Mi. 4:6-8; 2Ptr. 1:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...